:format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2026-03-18-KPU-Pinrang-saat-membagikan-menu-buka-puasa-depan-Kantor-KPU-Pinrang.jpg)
Citizen Reporter: Aidil
Staff KPU Pinrang
Melaporkan dari Pinrang
TRIBUN-TIMUR.COM — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pinrang mengintensifkan sosialisasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB).
Kegiatan ini dilaksanakan di depan Kantor KPU Pinrang, Jalan Bintang, Senin (16/3/2026).
Momentum Ramadan dimaknai tidak hanya sebagai bulan ibadah, tetapi juga sebagai ruang untuk memperkuat relasi sosial.
Ketua KPU Pinrang, Muh. Ali Jodding, bersama dua komisioner Mahmud Nurdin dan Hamdan turut ambil bagian dalam kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat yang melintas di depan kantor KPU.
“Pelajaran di bulan Ramadan ini hendaknya mampu meningkatkan kepedulian dan empati, baik bagi umat Muslim maupun masyarakat lainnya,” ujar Muh. Ali Jodding.
Ramadan tahun ini menjadi momen istimewa bagi KPU Pinrang karena diisi dengan berbagai kegiatan sosial dan edukatif.
Di antaranya buka puasa bersama anak yatim, doa bersama, program KPU Berbagi, serta Safari Demokrasi Ramadan.
“Alhamdulillah, Safari Demokrasi Ramadan juga telah kami rampungkan di 12 masjid yang tersebar di 12 kecamatan di Kabupaten Pinrang,” ujarnya.
Ini merupakan bentuk tanggung jawab dan amanah KPU dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, baik terkait penyelenggaraan pemilu dan pemilihan maupun hal lainnya.
Anggota KPU Pinrang Mahmud Nurdin menegaskan bahwa kegiatan berbagi ini turut dirangkaikan dengan sosialisasi PDPB kepada masyarakat.
“Kami berharap dalam setiap momentum di tengah masyarakat, KPU dapat terus hadir memberikan layanan, khususnya terkait pemutakhiran data pemilih berkelanjutan,” ujarnya.
Dengan demikian, data yang dikelola, diverifikasi, dan dimutakhirkan oleh KPU dapat menjadi data yang akurat, valid, dan mutakhir,” jelasnya.
KPU Pinrang tidak hanya memperkuat kepedulian sosial di bulan Ramadan, tetapi juga memastikan partisipasi masyarakat dalam pemutakhiran data pemilih terus meningkat demi kualitas demokrasi yang lebih baik.



