:format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2026-20-maret-busur.jpg)
Ringkasan Berita:
- Tawuran brutal pecah di Kecamatan Bua, Luwu, Minggu dini hari. Polisi dan Brimob turun tangan, mengamankan 9 remaja di bawah umur dari Desa Tanarigella serta barang bukti busur dan senjata rakitan.
- Tawuran diduga dipicu provokasi di media sosial dan dendam lama. Situasi kembali kondusif pukul 05.00 Wita.
TRIBUN-TIMUR.COM, LUWU – Suasana di Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, mendadak mencekam, Minggu (29/3/2026) dini hari.
Kelompok pemuda terlibat aksi tawuran brutal di area traffic light di Jalan Poros Makassar-Palopo, Kecamatan Bua sekitar pukul 03.30 Wita.
Bentrokan ini diduga melibatkan kelompok pemuda dari Desa Tanarigella melawan gabungan pemuda dari Desa Barowa dan Desa Padang Kalua.
Kedua kubu saling serang menggunakan lemparan batu dan petasan.
Kelompok yang saling bertikai itu mengubah jalanan menjadi medan tawuran.
Kasi Humas Polres Luwu, Iptu Yakobus Rimpung, mengonfirmasi kejadian tersebut.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, akar permasalahan diduga kuat berasal dari gesekan di dunia maya.
“Kejadian tersebut diduga dipicu oleh adanya konten provokasi yang beredar di salah satu media sosial,” ujar Iptu Yakobus dalam keterangan kepada Tribun-Timur.com, Senin (30/3/2026) sekitar pukul 08.25 Wita.
Menurut Yakobus, pihaknya mendufa tawuran dipicu indikasi adanya dendam lama yang tersulut kembali.
Terduga pelaku melakukan provokasi di media sosial, disinyalir merupakan salah satu warga yang sebelumnya pernah diamankan aparat.
Warga tersebut terkait dengan kasus pelemparan bom molotov di rumah Kepala Desa Padang Kalua beberapa waktu lalu.
Kata Yakobus, isu ini tampaknya digunakan untuk membakar emosi massa, khususnya pemuda, hingga berujung pada bentrokan fisik.
Para pelaku tawuran tampak sudah merencanakan aksi ini dengan matang dan memantau pergerakan aparat kepolisian.
Yakobus menambahkan, personel Polsek Bua sebenarnya telah melakukan langkah preventif dengan menggelar patroli rutin di wilayah tersebut pada pukul 23.30 Wita dan kembali melakukan kontrol pada pukul 03.00 Wita dini hari.
Dalam dua kali patroli tersebut, situasi terpantau aman dan kondusif.



