Kasat Reskrim Polres Gorontalo Kota, IPTU Mohammad Nauval Seno, ketika membeberkan kronologis pencurian motor di Kota Gorontalo, yang dilakukan seorang remaja Residivis Curanmor. (Foto : Istimewa)

Jurnal Celebes.id, GORONTALO – Belum lama ini, Polres Gorontalo Kota, mengamankan seorang remaja, residivis Pencurian Kenderaan Bermotor (Curanmor). Remaja berinisial RDK (17) tersebut, berhasil diamankan aparat pada Sabtu, (08/05/2022).

Kapolres Gorontalo Kota, AKBP Suka Irawanto, S.I.K.,M.Si, melalui Kasat Reskrim IPTU Mohammad Nauval Seno, S.T.K.,S.I.K, ketika Press realese Rabu, 11/05/2022, mengungkapkan kronologis pencurian tersebut.

Saat itu pelaku menaiki ojek Becak Motor (Bentor), bergerak dari Kota Gorontalo, menuju Kecamatan Batudaa. Lalu ia melihat ada sepeda motor yang terpakir di salah satu teras rumah warga, dengan posisi kunci kontaknya masih bergelantung di motor.

Nah, kesempatan itu yang dimanfaatkan pelaku. Seketika ia turun dari Bentor sembari mengamati keadaan sekitar. Karena saat itu menurutnya situasi aman, ia masuk dan langsung mendorong motor sampai di jalan raya, lalu bergegas pergi.

“Jadi, saat menarik sepeda motor tersebut, aksinya terekam CCTV. Kemudian rekaman CCTV diunggah di beberapa akun Media Sosial (Medsos). Sehingganya, aparat mudah mengenali identitas pelaku,”ungkap IPTU Mohammad Nauval Seno.

Pelaku sendiri kata IPTU Mohammad Nauval Seno, berhasil diamankan saat akan menjual sepeda motor hasil curiannya, di Kelurahan Talumolo. Saat itu, memang ada warga yang sudah mulai curiga, lantaran motor tersebut dijual dengan harga murah.

Warga yang curiga, kemudian menghubungi pihak Kepolisian. Dan benar saja, begitu di kroschek langsung di lokasi oleh aparat, bahwa benar motor tersebut, merupakan motor hasil curian.

Saat ini pelaku dan barang bukti satu unit sepeda motor Honda jenis Scoopy warna hitam, sudah ditahan. Ia bakal dijerat dengan Pasal 363 ayat 1 ke 3 KUHP, dengan ancaman maksimal 7 tahun penjara.

“Proses penyidikan mengacu pada sistem peradilan Pidana Anak, mengingat yang bersangkutan belum berusia 18 tahun. Kami mengimbau kepada masyarakat untuk lebih memperhatikan kenderaannya, karena kejahatan terjadi bukan hanya karena ada niat, akan tetapi juga karena ada kesempatan,”pungkas IPTU Mohammad Nauval Seno.

(Jurnal 02)

Bagikan :
Tag : # #

Jurnalis Satu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.