Proses evakuasi terhadap jasad korban. (Foto : Istimewa)

Jurnal Celebes.id, POHUWATO – Kabar menghebohkan datang dari Kabupaten Pohuwato, Gorontalo. Di mana, seorang pria, Mustapa Sapii (47), menjadi korban penikaman, hingga meninggal dunia di tangan rekannya sendiri, Muhtar Al Banjari alias Untal (40).

Menyadur berita Hargo.co.id, peristiwa berdarah ini terjadi sekira Pukul 20.00 Wita, pada Rabu 27/04/2022 Malam, di Desa Hulawa, Kecamatan Buntulia. Pelaku yang diketahui berdomisili di Dusun Poladingo, Desa Hulawa, Kecamatan Buntulia ini, berasal dari Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Yang bersangkutan merupakan teman korban.

Dari laporan yang diterima, sebelum kejadian tersebut, keduanya sempat duduk bersama di salah satu rumah warga. Namun, tiba-tiba saja, terjadi perkelahian yang pada akhirnya, pelaku mengeluarkan benda tajam.

Benda tajam yang dikeluarkan pelaku, adalah pisau. Tanpa berpikir panjang, pisau ini pun langsung ditusukan ke badan korban. Membuat korban jatuh bersimbah darah, hingga akhirnya tewas sekitar 50 meter dari Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Posisi korban ditemukan dalam kondisi sudah tergeletak dan sudah meninggal dunia,”kata salah seorang warga, Lukman Tialo, mengungkapkan, mengutip Hargo.co.id.

Sementara itu, Kapolsek Marisa, IPTU Usman Dg. Maroa SH, ketika dikonfirmasi, saat turun langsung ke lokasi kejadian, membenarkan peristiwa penikaman yang berujung maut tersebut.

“Kita sudah kantongi identitasnya. Pelaku saat ini dalam pencarian personil gabungan Satreskrim Polres Pohuwato dan Polsek Marisa,”kata IPTU Usman Dg. Maroa.

Untuk penyebab pasti kejadian tersebut, sebagaimana diungkapkan mantan Anggota Krimsus Polda Gorontalo itu. Pihaknya masih melakukan pengumpulan keterangan para saksi.

“Belum bisa dipastikan apa penyebabnya karena saat kejadian situasi di sekitar TKP sepi. Keterangan saksi pun mengaku tidak tahu. Namun dugaan sementara diakibatkan ketersinggungan,” ujarnya.

Lanjutnya lagi, korban mengalami luka dibagian tangan dan dada sehingga diduga kuat menyebabkan korban tewas.

“Untuk jumlah tusukan kita masih menunggu hasil autopsi dari pihak rumah sakit. Dugaan sementara ditusuk menggunakan senjata tajam jenis badik,”tandasnya.

Korban berasal dari Desa Tangga Jaya, Dulupi, Boalemo. Sempat dievakuasi ke RSUD Pohuwato, sebelum dibawa pulang ke Boalemo untuk dimakamkan. (Jurnal 02)

Bagikan :
Tag : # #

Jurnalis Satu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.