Rikkes tahap pertama dilaksanakan dengan tetap menerapkan Prokes Covid-19. (Foto : Istimewa)

Jurnal Celebes.id, GORONTALO – Kapolda Gorontalo Irjen Pol Dr. Akhmad Wiyagus, memantau langsung pelaksanaan pemeriksaan kesehatan (Rikkes) tahap pertama calon Bintara Polri T.A 2022, bertempat di Aula Bid Dokkes Polda Gorontalo.

Ia didampingi Karo SDM Polda Gorontalo, Kombes Pol. Agus Nugroho, Kabid Propam Polda Gorontalo Kombes Pol. Ferdiansyah, Kabid Dokkes Polda Gorontalo Kombes Pol. drg. Mochamad Toto Sugiharto, dan Kabag Dalpers Biro SDM Polda Gorontalo AKBP Ade Permana.

Kapolda Gorontalo melalui Karo SDM Polda Gorontalo menjelaskan, di tengah situasi pandemi Covid-19, para calon siswa sebelum memasuki ruangan, terlebih dahulu menerapkan protokol kesehatan seperti cuci tangan, pemeriksaan suhu badan, memakai masker dan pelindung wajah. Dimana para calon siswa dilakukan pemeriksaan kesehatan fisik.

“Pemeriksaan fisik sendiri meliputi pemeriksaan tinggi dan berat Badan, THT, Tensi dan Nadi, Mata, Gigi, Fisik dalam dan akan di lakukan pendalaman oleh dokter yang telah di tunjuk,”terangnya.

Kombes Pol. Agus Nugroho juga menjelaskan bahwa penerimaan Polri tidak dipungut biaya sepeserpun alias gratis. Masyarakat diminta untuk tidak percaya kepada oknum yang menjanjikan atau menjamin kelulusan calon pendaftar dengan membayar sejumlah uang.

“Penerimaan polisi dilaksanakan dengan prinsip BETAH (Bersih Transparan Akuntabel dan Humanis). Peserta harus percaya diri sendiri dengan menyiapkan fisik dan mental, selalu menjaga kesehatan dengan rutin berolahraga, banyak belajar dan berdoa, agar apa yang dicita-citakan dapat terwujud,” ujarnya.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, sampai dengan saat ini jumlah calon siswa Taruna Akpol dan Bintara yang telah memenuhi syarat dalam tes kesehatan tahap pertama yakni 504 peserta dan yang tidak memenuhi syarat berjumlah 311 peserta, serta 368 peserta yang belum melaksanakan tes kesehatan. (Jurnal 02)

Bagikan :
Tag : # #

Jurnalis Satu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.