Penyidik Unit PPA Satuan Reskrim Polres Gorontalo Kota, saat melakukan pemeriksaan terhadap para terduga pelaku bullying.

Jurnal Celebes.id, KOTA GORONTALO – Dunia maya dihebohkan dengan vidio bullying yang terjadi di salah satu kamar kos, yang ada di Kelurahan Liluwo, Kecamatan Kota Tengah. Dalam vidio berdurasi 30 detik tersebut, korban diketahui berinisial RP (15), dianiaya dengan cara ditarik dan dipukul dengan menggunakan tangan terkepal.

Setelah menerima laporan dari pihak keluarga, Kamis (17/3), Team Rajawali Polres Gorontalo Kota (Buser,red) yang di back up oleh personel Polsek Kota Utara, langsung bergerak dan pada Jumat (18/03/2022) empat remaja diduga pelaku bullying berhasil diamankan.

Awalnya, pelapor yang tidak lain merupakan kakak dari korban, mengetahui kejadian tersebut ketika melihat vidio pengaiayaan di media sosial tik tok, di mana dalam vidio tersebut terlihat RP sedang dianiaya ARN (15), yang merupakan warga Desa Luwoo II, Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo.

Kapolres Gorontalo Kota, AKBP Suka Irawanto, S.I,K, M.Si melalui Kasat Reksrim, Iptu Nauval Seno,S.T.K,S.I.K mengatakan, selain ARN, pelaku penganiayaan lainnya yang tidak terekam di vidio adalah AD (17), warga Kelurahan Bitung Barat, Kecamatan Maesa, DP (18) warga Desa Bigo, Kecamatan Buroko yang diduga merekam video dan IM (16), warga Kelurahan Banjer, Kota Manado.

“Saat ini kasus tersebut sudah dalam tahap penyelidikan oleh unit PPA, Satuan Reskrim Polres Gorontalo Kota, di mana pelaku dan korban masih di bawah umur,” kata mantan Kasat Reskrim Polres Gorontalo ini.

Dia juga menambahkan, Satreskrim Polres Gorontalo Kota, telah meminta keterangan terhadap saksi, saksi pelapor, saksi korban, dan juga keempat terduga pelaku.

“Keempat terduga pelaku sudah diamankan di Mapolres Gorontalo Kota, dan penyidik pula sudah mengirimkan surat ke Bapas untuk pendampingan terhadap terduga pelaku dan korban. Kemudian juga berkoordinasi dengan LPKS untuk penitipan terduga pelaku yang masih dibawah umur,” pungkasnya. (Jurnal 01)

Bagikan :

Jurnalis Satu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.