Kapolres Gorontalo Kota, AKBP Suka Irawanto,S.I.K,M.Si didampingi Kasat Reskrim, saat memberikan keterangan pers terkait dengan pengungkapan kasus dugaan pembunuhan di Kecamatan Sipatana, Kota Gorontalo. (F. Humas)

Jurnal Celebes.id, KOTA GORONTALO – Kurang dari 24 jam, tim gabungan yang dibentuk oleh Kapolres Gorontalo Kota, yang dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Gorontalo Kota, Iptu Mohamad Nauval Seno,S.T.K,S.I.K, berhasil membekuk pelaku penikaman di Terminal Andalas, Kelurahan Tapa, Kecamatan Sipatana, Kota Gorontalo.

Korban yang bernama FM (20), pada saat itu ditemukan di jalan dengan kondisi awal, diduga sebagai korban kecelakaan, pada Minggu (05/12/2021) dini hari. Namun setelah dilakukan penyelidikan, dalam waktu kurang dari 24 jam, jajaran Sat Resktim Polres Gorontalo Kota berhasil mengungkap kejadian tersebut dan membekuk pelaku MGRB Alias Gilang (18) warga Kelurahan Molosifat U, Kecamatan Sipatana, Kota Gorontalo.

Dikatakan Kapolres Gorontalo Kota, AKBP Suka Irawanto,S.I.K,M.Si saat jumpa pers di Lobi Polres Gorontalo Kota, Selasa (07/12/2021), motif pelaku melakukan penikaman adalah karena masalah asmara, dimana pelaku cemburu mantan pacar pelaku sering mengirim pesan dengan laki-laki lain. Untuk kronologi kejadian kata Alumnus Akpol 2000 ini, awalnya pelaku mencari mantan pacarnya di kamar kos, namun mantan pacarnya tidak ada di kamar. Selanjutnya pelaku melihat korban sedang duduk di atas motor, kemudian pelaku pun langsung mencabut pisau badik yang disimpan pada pinggang sebelah kiri dan langsung mendekati korban tersebut. Setelah itu, pelakupun menanyakan ‘Bajalan dengan parampuan ngana?’. Awalnya korban tersebut mengelak dan menjawab ‘Tidak’. Kemudian pelaku memukul korban dengan menggunakan tangan terkepal dibagian wajah sebanyak 1 kali. Setelah itu, pelaku bertanya kembali dengan pertanyaan yang sama dan kemudian korban tersebut menjawab ‘Iya’.

“Setelah mendengar jawaban korban, akhirnya pelaku memindahkan pisau badik ke tangan kanan dan kemudian langsung menikam korban dibagian belakang sebanyak 1 kali. Kemudian korban tersebut mendorong pelaku dan mencoba untuk lari, namun pelaku menahan tangan korban tersebut dan kembali menikam korban dibagian belakang sebanyak 2 kali,” jelas mantan Kapolres Bone Bolango ini.

Ditambahkan pula, untuk penangkapan terhadap pelaku berawal dari informasi di TKP sekitar, dan dari hasil pemeriksaan CCTV yang berada diseputaran TKP. Atas rekaman CCTV tersebut, tim mendapatkan petunjuk bahwa pelaku penganiayan adalah MGRB alias Gilang. Setelah mendapatkan informasi, tim langsung mencari keberadaan terduga pelaku.

“Pada pukul 19.30 Wita, tim mendapatkan informasi, yang mana terduga pelaku sedang berada di lapangan sepak bola, yang ada di Kelurahan Bulotadaa Barat, Kecamatan Sipatana, Kota Gorontalo. Kemudian tim langsung bergerak cepat dan mengamankan pelaku serta melakukan interogasi. Saat dilakukan interogasi, pelaku mengaku perbuatan penganiyaan yang dilakukannya kepada korban atas nama FM alias Fadel, yang mengakibatkan korban meninggal dunia,” terang mantan Kasubdit Regident Dit Lantas Polda Gorontalo ini.

Untuk penyidikan, lanjut AKBP Suka Irawanto, Polisi sudah mengantongi barang bukti berupa satu buah pisau dan kaos bekas, yang dikenakan korban saat kejadian.

“Pelaku dijerat dengan ancaman pelanggaran 354 Ayat 2 Sub 351 ayat 3 KUHPidana, dengan ancaman pidana 10 tahun penjara,” tegasnya. (Jurnal 01)

Bagikan :

Jurnalis Satu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *