Informasi tentang kemacetan di SPBU Tinaloga langsung ditindaklanjuti oleh Anggota Satuan Lalu Lintas Polres Gorontalo Kota, namun setelah berada di lokasi, kondisi lalu lintas berjalan dengan aman serta lancar.

Jurnal Celebes.id, KOTA GORONTALO – Informasi yang beredar tentang antrian panjang di SPBU Tinaloga, Kecamatan Kota Utara, Kota Gorontalo, yang diduga memicu terjadinya kecelakaan lalu lintas, langsung ditindaklanjuti secara cepat oleh Satuan Lalu Lintas Polres Gorontalo.

Hanya saja, ketika anggota Satuan Lalu Lintas berada di lokasi, tidak nampak adanya antrian panjang seperti yang terinformasi sebelumnya. Semuanya terlihat lancar dan arus lalu lintas normal.

Kapolres Gorontalo Kota, AKBP Suka Irawanto,S.I.K,M.Si melalui Kasat Lantas, Iptu Edwin Isa Mahendra,S.T.K mengatakan, sejauh ini arus lalu lintas di wilayah Kota Gorontalo berjalan dengan aman dan lancar. Tidak ada yang namanya antrian panjang yang dikhawatirkan mengakibatkan kecelakaan lalu lintas.

“Mungkin informasi yang dimaksudkan tersebut hanya terlihat pada saat itu saja. Artinya, hanya terjadi beberapa menit saja. Anggota saya sudah menuju ke lokasi untuk melakukan pengaturan lalu lintas sebagaimana informasi yang beredar, namun sama sekali tidak ada yang namanya antrian panjang. Arus lalu lintas normal,” jelasnya.

Lanjut kata mantan Kasat Lantas Polres Boalemo ini, dalam setiap melakukan pekerjaan, baik itu pengaturan, penjagaan, pengawalan dan patroli (Turjawali), pastinya melalui proses. Contohnya saja, personel awalnya mengikuti apel terlebih dahulu, memetakan wilayah yang rawan, baik itu rawan kemacetan maupun rawan kecelakaan dan lain sebagainya.

“Oleh karena itu, kami pun berharap agar masyarakat bisa taat serta patuh terhadap aturan lalu lintas, demi menjaga ketertiban, kelancaran hingga menghindari terjadinya kecelakaan lalu lintas.

“Tanpa dukungan dari seluruh elemen masyarakat, kami pun akan sangat kesulitan dalam melaksanakan tugas. Oleh karena itu, dengan adanya kesadaran masyarakat, maka apa yang dikhawatirkan tidak akan terjadi, minimal dapat diminimalisir,” pungkasnya. (Jurnal 01)

Bagikan :

Jurnalis Satu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *