Tim Tarsius berhasil meringkus dua pelaku panganiayaan dengan menggunakan senjata tajam (Sajam), yang terjadi di wilayah hukum Polsek Maesa.

Jurnal Celebes.id, BITUNG – Tim Tarsius Polsek Maesa, Polres Bitung, berhasil menangkap dua orang masyarakat yang diduga sebagai pelaku penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam (Sajam), yang terjadi pada Senin (04/10/2021).

Awalnya, pelaku yang belakangan diketahui bernama MP alias Acel (19), warga Wangurer Barat dan AL alias Luis (24), warga Madidir Ure Virgo, sedang berpesta minuman keras (Miras) disalah satu rumah teman mereka yang ada di wilayah Istana Cabo. Saat itu mereka mengkonsumsi Miras sejak siang hari, sehingga sudah dalam kondisi mabuk. Kemudian, MP dan AL janjian untuk pergi ke wilayah Pasar Girian.

Keduanya kemudian berangkat menuju ke Pasar Girian dengan menggunakan sepeda motor. Setelah tiba, tepatnya di Lorong Astaga, Komplkes Pasar Girian, Kelurahan Girian Bawah, Kecamatan Girian, Kota Bitung, keduanya kemudian melihat korban yang bernama Rusli Patta (51). Mereka lantas menghampiri Rusli untuk menanyakan keberadaan lelaki yang bernama Mail. Hanya saja, Rusli pada saat itu menjawab dengan perkataan kasar dan memukuli MP. Pada saat itu terjadilah perkelahian adu pukul antara keduanya. Melihat hal itu, AL langsung mengeluarkan badik yang ada dipinggannya serta menusukkannya kearah badan Rusli, akan tetapi Rusli sempat menghindar, sehingga membuatnya jatuh. Tanpa berpikir panjang, AL kembali menusukkan pisaunya kearah Rusli, sehingga mengenai pinggang sebelah kiri.

Tidak hanya sampai disitu saja, MP pula turut mengeluarkan pisau badik miliknya yang sudah tersimpan dipinggang dan ingin menusuk Rusli, akan tetapi keluarga dari Rusli langsung bergegas menolongnya. MP dan AL yang pada saat itu melihat kondisi korban sudah berdarah dan telah ada warga sekitar, langsung bergegas melarikan diri. Atas kejadian itu, korban langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Setelah itu, kejadian yang terjadi sekitar pukul 20.48 Wita tersebut dilaporkan ke Polsek Maesa, Polres Bitung.

Mendapatkan laporan dari masyarakat, Tim Tarsius Polsek Maesa yang dipimpin oleh Aiptu Janny Tumbuan dan anggota Bripka Michael Entiman dan Briptu Reiven Kapugu langsung bergerak cepat untuk melakukan penangakapan terhadap kedua pelaku penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam tersebut. Pada Rabu (06/10/2021) sekitar pukul 12.00 Wita, Tim Tarsius Polsek Maesa mendapatkan informasi keberadaan kedua pelaku, dimana keduanya berada di wilayah Desa Bongkudai, Kecamatan Modayang, Kabupaten Bolaangmongondow Timur. Selanjutnya sekitar pukul 13.00 Wita, Tim Tarsius langsung menuju ke lokasi. Kamis (07/10/2021) sekitar pukul 00.00 Wita, Tim Tarsius akhirnya dapat menangkap keduanya di tempat persembunyian yakni disalah satu rumah orang tua. Keduanya pun akhirnya digiring ke Polsek Maesa, Polres Bitung, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kapolsek Maesa, AKP Dewa Ayu Rayoka Cempaka,S.I.K mengatakan, saat ini kedua pelaku sudah diamankan, untuk diproses lebih lanjut sesuai dengan Undang-Undang yang berlaku.

“Pelaku atas nama AL terpaksa kami berikan tindakan tegas terukur, dikarenakan mencoba melawan petugas saat hendak melakukan penyitaan barang bukti serta mencoba melarikan diri,” terangnya.

Tak hanya itu saja, Alumnus Akpol 2008 ini pula mengatakan, atas perbuatan tersebut, keduanya dijerat dengan Pasal 51 KUHP dan Undang-Undang Darurat nomor 1951. Pihaknya pula telah mengamankan barang buktinya berupa dua buah pisau jenis badik.

“Saat ini keduanya sudah ditahan di Polres Bitung dan perkara saat ini masih sementara dalam proses penyidikan lebih lanjut,” pungkas mantan Kasat Lantas Polres Pohuwato ini. (Jurnal 01)

Bagikan :

Jurnalis Satu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *