Penyidik Unit Pidum, Satuan Reskrim Polres Gorontalo Kota, Briptu Yogi Tamba,S.H melakukan pemeriksaan terhadap tersangka penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam (Sajam). (F. Rahmat Biya)

Jurnal Celebes.id, KOTA GORONTALO – Pelaku penganiayaan yang terjadi di Kelurahan Limba U1, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo pada 30 Juni lalu akhirnya menyerahkan diri di Polres Gorontalo Kota, Selasa (07/09/2021) sekitar pukul 02.00 Wita.

Setelah menyerahkan diri, RU alias Iyon (23), warga Kelurahan Limba U1, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo kemudian diperiksa oleh Unit Pidum Polres Gorontalo Kota dan dilakukan penahanan pada Rabu (08/09/2021), setelah tersangka mengakui semua perbuatannya.

Kapolres Gorontalo Kota, AKBP Suka Irawanto,S.I.K,M.Si melalui Kasat Reskrim AKP La Ode Arwansyah,S.I.K, yang disampaikan oleh Kanit Pidum, Aipda Junaedhy Bagu menjelaskan, kejadian penganiayaan tersebut terjadi pada 30 Juni lalu, dimana korban atas nama Ahmad Ibrahim (53), warga Limba U2, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo diduga menyinggung tersangka, sehingga tersangka melakukan penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam (Sajam) jenis pisau dapur.

“Setelah melakukan penganiayaan, tersangka melarikan diri kearah pertambangan di Bone Bolango. Meski demikian, tersangka kini sudah kami tahan setelah menyerahkan diri,” ungkapnya.

Lanjut kata mantan Kanit Reskrim Polsek Kota Barat ini, atas perbuatannya tersangka dijerat dengan Pasal 351 ayat 1 KUHPidana Junto Pasal 2 ayat 1 Undang-Undang Darurat nomor 12 tahun 1951 tentang kepemilikan senjata tajam (Sajam) dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara.

“Pelaku pula sudah dalam kondisi terpengaruh minuman keras (Miras). Oleh karena itu, dengan adanya kejadian-kejadian seperti ini, kami berharap agar masyarakat tidak lagi mengkonsumsi Miras, karena selain merusak diri, Miras pula dapat menibulkan masalah di lingkungan sekitar kita,” pungkasnya. (Jurnal 01)

Bagikan :

Jurnalis Satu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *