Penyidik Polres Gorontalo Kota saat melakukan pemeriksaan terhadap tersangka kasus dugaan penganiayaan terhadap wartawan.

Jurnal Celebes.id, KOTA GORONTALO – Tersangka pembacokan terhadap seorang wartawan bernama Jeffri Rumampuk akhirnya buka suara. Kepada penyidik Polres Gorontalo Kota, AL alias Ocong (20), warga Desa Hulawa, Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo mengakui bahwa apa yang dilakukannya tersebut dikarenakan suruhan orang lain.

Dikatakan AL, awalnya dirinya dihubungi oleh seorang lelaki yang belakangan diketahui bernama EN alias Edi, Selasa (22/06/2021) sekitar pukul 17.45 Wita. EN meminta AL untuk datang ke kompleks Pasar Mujair yang ada di Batudaa, Kabupaten Gorontalo. Setelah datang di tempat tersebut, AL beserta EN, IM alias Arif serta lelaki yang bernama Adam mengkonsumsi minuman keras (Miras) jenis kasegaran dan bir. Pada saat itu EN menanyakan kepada AL terkait dengan peristiwa yang membuatnya sampai masuk ke dalam lembaga. Dari penyampaian AL tersebut, IM alias Arif menyampaikan bahwa ingin mencari pengalaman dan masuk penjara. EN kemudian menyambut pernyataan tersebut, dimana kalau ingin mencari pengalaman, ada target untuk dianiaya.

Pada saat itu EN meminta Arif mengeluarkan handphonenya dan meminta untuk membuka facebook serta mencari nama Jefri Rumampuk. Setelah mendapatkan nama Jefri Rumampuk, EN menyampaikan bahwa itu adalah target atau yang bakal menjadi sasaran penganiayaan nanti. Setelah mengkonsumsi Miras, sekitar pukul 21.00 Wita, AL dan Arif kemudian pamitan pulang.

Keesokan harinya yakni pada Rabu (23/06/2021) sekitar pukul 15.00 Wita, EN kembali menghubungi AL melalui handphone milik Arif. EN meminta AL dan Arif untuk datang lagi ke pasar mujair untuk minum-minuman keras. AL dan Arif kemudian mendatangi lokasi tersebut dan kembali membahas tentang Jefri Rumampuk. Agar tidak salah orang, AL menanyakan lokasi rumah Jefri Rumampuk, dan sekitar pukul 17.30 Wita, Adam mengajak AL serta Arif untuk memperlihatkan rumah Jefri tersebut.

Setelah itu, pada Jumat (25/06/2021) sekitar pukul 09.00 Wita, AL mendatangi Arif di Pasar Telaga. Keduanya berniat untuk mengkonsumi Miras jenis Cap Tikus (CT) serta bir dengan cara mengumpulkan uang. Setelah Arif selesai menjual ikan, keduanya pun mengkonsumsi Miras bersama beberapa teman di pasar. Usai mengkonsumsi Miras, sekitar pukul 13.00 Wita, Arif mengajak untuk pulang, namun AL meminta agar jangan dulu pulang, akan tetapi jalan-jalan dulu. Hal itu pun disambut Arif, dimana menurut Arif agar cari pengalaman dulu, sehingga keduanya langsung pergi dengan posisi Arif mengendarai sepeda motor dan AL dibelakangnya.

Keduanya pun pergi ke wilayah Batudaa. Pada saat itu keduanya berhenti di dekat Puskesmas Tabongo untuk mengkonsumsi es kelapa muda. Usai minum es kelapa muda, Arif menyampaikan kepada AL bahwa ini dia (Jefri,red) baru ke luar rumah. Keduanya langsung bergegas membuntuti Jefri. Setelah berada di jalan Raja Eyato, Kelurahan Molosifat, Kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo, dengan posisi sepeda motor jalannya sangat pelan-pelan, AL melihat Jefri berhenti dipinggir jalan. Pada saat itulah AL langsung mencabut pisau badik yang berada dipinggangnya dan lantas mengayunkannya kearah Jefri. Usai menebas Jefri, AL dan Arif langsung tancap gas.

“Jadi tersangka ini dalam kondisi takut, karena telah memberikan keterangan palsu pada saat dilakukan pemeriksaan pertama oleh penyidik. Alhamdulillah setelah tersangka sudah membaik mentalnya, yang bersangkutan kembali memberikan keterangan kepada penyidik dengan mengungkapkan yang sebenarnya,” kata Penasehat Hukum tersangka, Romy Pakaya,S.H saat diwawancarai Jurnal Celebes.id. (Jurnal 01)

Bagikan :

Jurnalis Satu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *