Penasehat Hukum, Romy Pakaya,S.H mendampingi tersangka kasus dugaan pembacokan, saat diperiksa oleh penyidik Polres Gorontalo Kota.

 

Jurnal Celebes.id, KOTA GORONTALO – Pelaku pembacokan terhadap salah seorang wartawan di Gorontalo, ternyata merupakan seorang residivis.

Penasehat hukum tersangka, Romy Pakaya,S.H diwawancarai usai mendampingi tersangka saat BAP mengatakan, untuk sementara jawaban dari kliennya pada penyidik yakni, perbuatannya dilandasi atas keinginan sendiri tanpa ada perintah atau suruhan dari pihak lain.

“Klien saya ini sudah pernah dihukum dengan kasus yang sama dua tahun yang lalu. Pada kasus tersebut klien saya pula motiv nya sama, dimana setelah meminum minuman keras (Miras), yang bersangkutan melakukan penganiayaan kepada orang lain dan itu secara spontan,” ungkapnya.

Lanjut kata Romy Pakaya, terkait dengan kasus yang dihadapi saat ini, kliennya tidak mengetahui siapa yang menjadi korban. Jadi, ketika timbul niat untuk melukai orang lain, maka yang bersangkutan mengkonsumsi Miras dan kemudian mencari masalah dengan siapa saja yang berada dihadapannya.

“Anak ini selalu mencari masalah setelah meminum minuman keras. Bagi yang bersangkutan, ada tekanan sendiri ketika sudah meminum minuman keras. Hal itu pula dilandasi broken home, dimana yang bersangkutan selalu menderita di lingkungan keluarga. Jadi pelampiasannya seperti ini,” jelas Romy.

Untuk selanjutnya kata Romy, dirinya akan terus mendampingi tersangka dalam setiap pemeriksaan.

“Kalau ada yang hendak disampaikan oleh tersangka, maka kami pun siap untuk datang ke Polres Gorontalo Kota untuk berdiskusi dengannya. Intinya, tugas kami adalah mendampinginya, baik pada saat diperiksa maupun pada saat persidangan nanti,” pungkasnya. (Jurnal 01)

Bagikan :

Jurnalis Satu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *