Tim gabungan Polda Gorontalo, yang terdiri dari Tim Rajawali, Tim Resmob Polda dan Intelmob Satbrimobda Gorontalo, yang dipimpin oleh Kasat Reskrim Polres Gorontalo Kota, AKP La Ode Arwansyah, S.I.K, berhasil menangkap dua orang terduga pelaku pembacokan terhadap wartawan. (F. Istimewa)

Jurnal Celebes.id, GORONTALO – Kurang dari 2 kali 24 jam, tim khusus yang dibentuk oleh Polres Gorontalo Kota dan dibackup Polda Gorontalo, yang terdiri dari Tim Rajawali, Tim Resmob Polda dan Intelmob Satbrimobda Gorontalo, yang dipimpin oleh Kasat Reskrim Polres Gorontalo Kota AKP La Ode Arwansyah, S.I.K, berhasil menangkap dua orang terduga pelaku pembacokan terhadap wartawan sekaligus pimpinan redaksi media online Butota.id Jefri Rumampuk.

Kedua terduga pelaku AL (19) dan IM (21) ditangkap di Desa Bandungan Kecamatan Bulango, Kabupaten Bonebolango pada Minggu dini hari (27/6/2021) sekitar pukul 00.15 Wita.

Dikatakan Kapolres Gorontalo Kota, AKBP Suka Irawanto S.I.K, M.Si, pihaknya diberikan deadline waktu kurang lebih tiga hari untuk mengungkap kasus penganiayaan terhadap wartawan. Alhamdulillah sebelum batas waktu yang ditentukan, pihaknya sudah berhasil menangkap pelaku.

“Alhamdulillaah, dini hari sekitar pukul 00.15 Wita di Desa Bandungan Kecamatan Bulango, tim gabungan Resmob Polda dan Tim Rajawali Polres Gorontalo Kota serta Intelmob Satbrimob berhasil mengamankan dua orang diduga pelaku pembacok wartawan Jefri Rumampuk,” ungkapnya.

Kronologis penangkapannya menurut Alumnus Akpol 2000 ini, setelah kejadian penganiayaan atau pembacokan, tim Rajawali Polres Gorontalo Kota, Resmob Polda Gorontalo, dan tim Intelmob Brimob Polda Gorontalo, menggali informasi dan didapati bahwa yang mana pelaku pembacokan berada di Desa Bandungan Kecamatan Bulango, Kabupaten Bone Bolango.

“Dari informasi tersebut kemudian oleh tim gabungan dilakukan penyelidikan dengan menuju ke lokasi dimaksud, dan langsung mengamankan dua terduga pelaku beserta barang buktinya. Pada saat dilakukan interogasi terhadap pelaku, pelaku mengakui bahwa saat melakukan pembacokan dirinya sudah mengkonsumsi minuman keras (Miras). Jadi, sebelum melakukan pembacokan, pelaku terlebih dahulu mengkonsumsi Miras bersama dengan IM dan beberapa orang pedagang pasar,” terang mantan Kapolres Bone Bolango ini.

Terkait Motif pelaku, Kapolres AKBP Suka Irawanto,S.I.K,M.Si mengatakan, masih dalam pendalaman oleh penyidik.

“Untuk motif kenapa terduga pelaku melakukan penganiayaan terhadap korban (wartawan) masih kami dalami,” pungkasnya. (Jurnal 01)

Bagikan :

Jurnalis Satu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *