Penyidik Polsek Kota Tengah memeriksa oknum pengemudi grab yang diduga sebagai pelaku pencurian dengan cara menjambret.

Jurnal Celebes.id, KOTA GORONTALO – Diduga melakukan dugaan pencurian dengan cara menjambret, salah seorang oknum pengemudi grab di Gorontalo, ditangkap oleh Team Falcons Polsek Kota Tengah, Polres Gorontalo Kota.

Informasi yang dirangkum, berdasarkan laporan Polisi tertanggal 23 April 2021, tentang kasus dugaan pencurian handphone dengan cara dijambret, Tim Falcons yang dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim Polsek Kota Tengah, Bripka Andi F. Diningrat,S.H berhasil mengamankan seorang laki-laki yang bernama MRI alias Aldi (21), warga Kelurahan Limba U1, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo. Tak hanya itu saja, Aldi diamankan beserta barang bukti berupa satu buah handphone merek Samsung A20s.

Dikatakan Kapolsek Kota Tengah, Ipda Suprapto,S.Ip, pada Jumat 23 April 2021 lalu, sekitar pukul 19.30 Wita, korban atas nama Eka Anugerah Puteri sedang duduk di depan rumahnya sambil bermain HP. Tidak lama kemudian, datang seseorang yang tidak dikenal dari arah belakang korban. Pada saat itu, orang yang tidak dikenal tersebut langsung mengambil secara paksa handphone milik korban dan setelah itu, lelaki yang tidak dikenal tersebut kemudian melarikan diri dengan sepeda motornya.

“Pada saat itu menurut pengakuan korban, dirinya sempat mengejar pelaku, tapi tidak ketemu. Atas kejadian itu, korban atas nama Eka Anugerah Puteri melaporkan kejadian tersebut kepada kami di Polsek Kota Tengah, dimana handphone miliknya merek Samsung A20s warna merah telah diambil oleh orang yang tidak dikenal,” ujarnya.

Lanjut Ipda Suprapto,S.Ip, berawal dari laporan tersebut pihaknya kemudian melakukan penyelidikan dan penyidikan. Alhamdulillah berkat bantuan dari masyarakat pula, pihaknya berhasil mengungkap kasus pencurian tersebut.

“Pelaku yang bekerja sebagai pengemudi grab ini, berhasil kami amankan dirumahnya tanpa perlawanan. Kami pun berhasil menyita satu buah handphone yang diduga merupakan hasil curian. Saat ini pelaku sudah kami tahan di Polsek Kota Tengah. Yang bersangkutan kami jerat dengan Pasal 365 ayat 1, ayat 2 ke 1 sub Pasal 362 KUHPidana, dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara,” pungkasnya. (Jurnal 01)

Bagikan :

Jurnalis Satu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *