Kasat Narkoba Polres Gorontalo Kota, Iptu Iwan Mathew Frans Kapojos, S.Tr.K bersama anggota, saat menangkap masyarakat yang diduga hendak menjemput narkoba jenis sabu di wilayah Kota Gorontalo.

Jurnal Celebes.id, KOTA GORONTALO – Diduga hendak jemput narkoba jenis sabu, dua orang masyarakat Gorontalo ditangkap oleh Satuan Narkoba Polres Gorontalo Kota.

Informasi yang dirangkum, penangkapan tersebut terjadi pada Selasa (08/06/2021) sekitar pukul 15.00 Wita. Awalnya Kasat Narkoba Polres Gorontalo Kota, Iptu Iwan Mathew Frans Kapojos, S.Tr.K mendapatkan informasi dari masyarakat, dimana ada masyarakat yang dicurigai gerak-geriknya sedang berada di Jalan Baluntas, Kelurahan Tenilo, Kecamatan Kota Barat Kota Gorontalo. Mendapatkan informasi tersebut, Iptu Iwan M.F Kapojos langsung bergerak bersama anggota menuju ke lokasi. Setelah melakukan penyelidikan, ada masyarakat yang mencurigakan gerak-geriknya. Anggota kemudian mendekati lelaki yang mengaku bernama H (28), warga Jalan Sungka, Kelurahan Sungai Liran, Kecamatan Gaung Anak Serka, Kabupaten Indra Gili Hilir, Provinsi Riau.

Anggota kemudian melakukan interogasi kepada H. Dari pengakuan H, dirinya mengaku bahwa tujuannya ke jalan tersebut karena dipanggil oleh rekannya yang bernama AF alias Ade, untuk mengambil barang yang terdapat di dalam botol M150. Satuan Narkoba Anggota kemudian memanggil aparat kelurahan serta Babinsa, untuk menyaksikan barang yang diambil tersebut. Setelah ditemukan, H membuka isi di dalam botol M150 tersebut dan ditemukan satu buah paket plastic yang diduga berisi narkotika jenis sabu, yang terbungkus dengan tissue warna putih.

Tidak hanya berhenti sampai disitu saja, dari keterangan H, dirinya hanya dipanggil oleh AF ketempat tersebut dengan menggunakan motor. Hanya saja ketika melihat anggota Kepolisian, AF melarikan diri. Anggota kemudian mencari keberadaan AF yang berdasarkan keterangan H, tinggal di Jalan Poowo, Kelurahan Bulotadaa Barat, Kecamatan Sipatana, Kota Gorontalo. Ketika tiba di rumah, anggota Satuan Narkoba Polres Gorontalo Kota beserta H, tidak mendapatkan keberadaan AF. Oleh karena itu, Kasat Narkoba, Iptu Iwan M.F Kapojos meminta istri AF, untuk menghubungi suaminya dan menyuruhnya pulang. Tak lama kemudian AF kembali ke rumah dan anggota Satuan Narkoba Polres Gorontalo Kota, langsung melakukan penangkapan.

AF kemudian diinterogasi oleh anggota. Dari hasil interogasi tersebut, AF (24), mengaku bahwa benar dirinya bersama H dengan menggunakan sepeda motor warna hitam merek Honda beat, dengan nomor Polisi DM 2859 AR, datang ketempat tersebut dengan tujuan untuk mengambil barang yang diduga narkotika jenis shabu, yang tersimpan didalam sebuah botol M150. Dari pernyataan tersebut, Anggota Satuan Narkoba Polres Gorontalo Kota, kemudian membawa keduanya ke tempat kejadian perkara untuk kembali merekonstruksi kejadian tersebut, sambil disaksikan oleh aparat sekitar. Setelah itu, keduanya pun langsung digiring ke Polres Gorontalo Kota beserta barang bukti yang didapatkan, untuk diperiksa lebih lanjut.

Kapolres Gorontalo Kota, AKBP Desmont Harjendro Agitson Putra,S.I.K,M.T melalui Kasat Narkoba, Iptu Iwan Mathew Frans Kapojos, S.Tr.K ketika diwawancarai membenarkan penangkapan tersebut. Dari hasil pemeriksaan H dan AF diduga bersalah, sehingga telah resmi ditetapkan sebagai tersangka. Tak hanya itu saja, setelah dilakukan pemeriksaan laboratorium, barang tersebut merupakan narkotika jenis sabu, dengan berat 240,40 mili gram.

“Keduanya saat ini telah kami tetapkan sebagai tersangka dan telah dilakukan penahanan di Polres Gorontalo Kota,” tegasnya.

Lanjut kata mantan Kapolsek Limboto Barat ini, atas perbuatan keduanya, pihaknya mengenakkan Pasal 112 ayat 1, Undang-Undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara, junto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

“Selanjutnya perkara ini masih sementara dalam proses. Kami pun mengucapkan terima kasih kepada masyarakat atas bantuannya, sehingga peredaran narkoba diwilayah Kota Gorontalo ini bisa terungkap,” pungkas Alumnus Akpol 2016 ini. (Jurnal 01)

Bagikan :

Jurnalis Satu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *