Karo SDM Polda Gorontalo, Kombes Pol. Nanang Djunaedi,S.I.K,M.M didampingi Kabag Dalpers, AKBP Kurniawan Ismail,S.H,S.I.K,M.I.K, saat memimpin sidang terbuka penentuan kelulusan mengikuti Rikkes II. (F. Briptu Mantolongi)

Jurnal Celebes.id, GORONTALO – Dari total 358 calon siswa (Casis) Bintara PTU yang terdiri dari 317 orang Polki dan 41 orang Polwan, hanya tersisa 341 orang saja yang bakal mengikuti tahapan selanjutnya yakni pemeriksaan kesehatan tahap dua (Rikkes II).

Dikatakan Karo SDM Polda Gorontalo, Kombes Pol. Nanang Djunaedi,S.I.K, M.M saat memimpin Sidang Terbuka Penentuan Kelulusan Menuju Rikkes II, seleksi penerimaan Bintara Polri tahun anggaran 2021 Panda Gorontalo,  merupakan salah satu bentuk komitmen Polri dalam mewujudkan proses seleksi pendidikan pengembangan Polri yang Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis (BETAH). Proses seleksi penerimaan calon anggota Polri adalah suatu proses pencarian SDM, yang dilakukan untuk mendapatkan calon-calon personel Polri yang memiliki kualitas sesuai kebutuhan organisasi Polri. Proses seleksi ini pula bukan bertujuan untuk mempersulit para peserta seleksi dalam meraih cita-cita untuk menjadi anggota Polri, akan tetapi kegiatan seleksi ini dilakukan sebagai suatu prosedur yang harus dilakukan untuk mencari SDM yang memenuhi standar kualitas, dan siap untuk mengikuti pendidikan pembentukan anggota Polri.

“Standar kualitas yang telah ditetapkan oleh Mabes Polri juga merupakan hasl dari suatu proses pengkajian yang dilakukan dengan mempertimbangkan tantangan tugas Polri kedepan yang semakin kompleks. Kemudian dari standar kualitas yang telah ditentukan tersebut, selanjutnya dilaksanakan proses seleksi dengan mengedepankan prinsip BETAH, agar proses seleksi dapat berjalan secara optimal,” jelasnya.

Lanjut kata Alumnus Akpol 1997 ini, proses seleksi penerimaan Bintara dan Tamtama Polri saat ini sudah memasuki pertengahan jalan, dengan dilaksanakannya sidang terbuka kelulusan menuju Rikkes Tahap II. Hal ini tentunya menjadi warning bagi seluruh peserta seleksi penerimaan Bintara dan Tamtama Polri, dimana level persaingan dalam proses seleksi akan menjadi semakin ketat. Jumlah peserta seleksi akan semakin sedikit, dengan nilai nol koma akan sangat berpengaruh terhadap ranking dari para peserta seleksi tersebut.

Perwakilan Casis melihat langsung hasil perolehan nilai serta rangking saat pelaksanaan sidang terbuka. (F. Briptu Mantolongi)

“Oleh karena itu, untuk menghadapi dinamika persaingan yang semakin ketat tersebut, maka masing-masing peserta seleksi harus melakukan persiapan yang optimal, guna mendapatkan hasil maksimal dan tentunya akan berdampak kepada semakin besarnya peluang untuk masuk dalam rangking kuota pendidikan yang ditentukan pada sidang kelulusan nanti,” ungkapnya.

Sementara itu, Kabag Dalpers, AKBP Kurniawan Ismail, S.H,S.I.K,M.I.K saat mendampingi Karo SDM menambahkan, untuk Bintara PTU Polki, dari total 317 orang yang tersisa, Alhamdulillah dinyatakan lulus untuk mengikuti Rikkes Tahap II, begitu pula dengan 39 orang Bintara Kompetensi Khusus (Bakomsus) serta 30 orang Tamtama. Sedangkan untuk Polwan, dari total 41 orang yang ada saat ini, hanya ada 24 orang saja yang dinyatakan lulus, sebagaimana ranking yang telah dilakukan.

“Seluruh Polwan dinyatakan lulus, namun hanya 24 orang saja yang lulus terpilih. Sedangkan sisanya lulus namun tidak terpilih untuk mengikuti Rikkes Tahap II. Hal tersebut didasarkan atas perhitungan kuota DIPA dan ketentuan perkalian yang telah ditetapkan oleh Mabes Polri. Oleh karena itu, bagi yang belum mendapatkan kesempatan, kami berharap agar jangan berkecil hati. Silahkan belajar lebih giat lagi, persiapkan diri masing-masing, sehingga pada saat penerimaan berikutnya, para peserta seleksi sudah siap,” harap Alumnus Akpol 2002 ini. (Jurnal 01)

Bagikan :

Jurnalis Satu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *