Kapolres Gorontalo Kota, AKBP Desmont Harjendro Agitson Putra,S.I.K,M.T memimpin langsung Lat Pra Ops Ketupat.

Jurnal Celebes.id, KOTA GORONTALO – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah, Polres Gorontalo Kota melaksanakan Latihan Pra Operasi Ketupat (Lat Pra Ops Ketupat), Senin (03/05/2021).

Kapolres Gorontalo Kota, AKBP Desmont Harjendro Agitson Putra,S.I.K,M.T yang memimpin kegiatan tersebut di Aula Wira Pratama Polres Gorontalo Kota mengatakan, semua personel sudah paham mengenai kegiatan yang dilaksanaan saat ini dan akan dilaksanakan nanti, karena ini sudah menjadi rutinitas setiap tahun yang dilaksanakan oleh Polri. Memang kata AKBP Desmont, ada beberapa perbedaan dari tahun kemarin, karena saat ini masih dengan kondisi pandemi.

“Kegiatan Ops akan dilaksanakan mulai 6 Mei hingga 17 Mei 2021. Oleh karena itu, saya mengucapkan terima kasih terhadap seluruh personel. Semoga dari awal hingga akhir kegiatan ini, semuanya dalam kondisi sehat dan dalam lindungan Allah SWT,” ungkapnya.

Lanjut kata Alumnus Akpol 2000 ini, sesuai dengan perintah dari Kapolda Gorontalo, seluruh personel harus melihat situasi sekitar dimasa pandemi covid-19. Bahkan diharapkan kepada Ka Posko dimasing-masing posnya agar harus paham dalam melaksanakan tugas. Jangan sampai tidak peduli dengan situasi sekitarnya.

“Kalian ditempatkan di pos tujuannya untuk menjaga situasi Kamtibmas dan mengantisipasi kerawanan diwilayahnya. Personel yang berada di pos merupakan perwakilan dari Polres Gorontalo Kota sebagai pelayanan kepada masyarakat. Ada beberapa aturan yang sudah dilonggarkan oleh pemerintah termasuk kegiatan perekonomian, akan tetapi hal tersebut tetap harus mematuhi protocol kesehatan,” jelasnya.

Tak hanya itu saja, mantan Kapolres Bone Bolango ini pula meminta agar personel di pos tidak hanya duduk-duduk saja atau bersantai, akan tetapi harus selalu siap dan memperhatikan kondisi sekitar. Apalagi pusat perekonomian berpusat di Kota Gorontalo, dimana masyarakat dari luar daerah datang untuk berbelanja di Kota Gorontalo. Oleh karena itu, personel yang berada di pos, jangan hanya diam saja ketika melihat ada masyarakat yang berkerumun atau tidak menggunakan masker. Minimal diberikan teguran terhadap masyarakat tersebut. Jangan sampai kejadian di Tanah Abang, terjadi di wilayah Kota Gorontalo. Diusahakan jika ada kerumunan, dilakukan tindakan secara humanis, jangan pakai emosi dalam membubarkan.

“Saya harapkan pertokohan khusunya mall, jika melanggar protocol kesehatan, agar segera ditutup dan itu adalah perintah saya. Jika memamg mereka melanggar protocol kesehatan yang sudah ditentukan. Kemudian di bundaran HI, jika ada kemacetan agar personil melakukan pengaturan,” tegasnya.

Pada dasarnya kata AKBP Desmont Harjendro Agitson Putra, tahun ini tantangannya berbeda. Perlu diketahui bersama, yang disampaikan Menteri Kesehatan, dimana virus ini semakin cerdas. Walaupun imun kuat, tidak menutup kemungkinan akan terpapar. Sampai saat ini penularan virus ini melalau air liur, makanya itu jangan main-main dengan virus ini, dikarenakan virus ini terlihat semakin canggih dan terbukti itu terlihat di Negara India.

“Ada beberapa virus yang sudah masuk di Indonesia tapi masih sedikit. Untuk itu, kita harus mengantisipasi terlebih dahulu. Di India, ada 4 ribu terinformasi terkena covid. Oleh karena itu, kita tidak bisa main-main dengan virus ini. Jadi perlu saya tekankan lagi, bukan hanya melaksanakan pengamanan Idul Fitri, tetapi kita tetap menghimbau kepada masyarakat untuk tetap menjalankan protocol kesehatan,” pungkasnya. (Jurnal 01)

Bagikan :

Jurnalis Satu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *