Salah seorang ASN ditangkap atas kepemilikan Narkotika jenis ganja.

Jurnal Celebes.id, TANJUNGPINANG – Diduga memiliki daun ganja, salah seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) ditangkap oleh jajaran Satuan Narkoba Polres Tanjungpinang.

Informasi yang berhasil dirangkum, penangkapan terhadap oknum ASN tersebut terjadi pada Jumat 9 April 2021, sekitar Pukul 01.00 WIB di Jalan Pramuka, Lorong Tanama, Blok F, Nomor 25, RT 001, RW 004, Kelurahan Tanjung Ayun Sakti, Kecamatan Bukit Bestari, Kota Tanjungpinang.

Awalnya, sekitar pukul 00.30 WIB, Tim Drugs Hunter Sat Res Narkoba Polres Tanjungpinang mendapatkan informasi dari masyarakat, tentang adanya seorang laki-laki yang diduga memiliki, menyimpan dan menguasai paket diduga Narkotika golongan 1, dalam bentuk tanaman yang diduga ganja. Selanjutnya sekitar pukul 01.00 WIB, anggota tiba di rumah orang yang dicurigai. Pada saat itu anggota melihat seorang laki-laki, sesuai dengan informasi yang diterima, sedang berada di teras rumahnya.

Anggota pun langsung mengamankan lelaki tersebut, yang belakangan diketahui bernama M. Kemudian bersama dengan saksi yakni RT setempat, dilakukan penggeledahan dan ditemukan dari laci lemari yang berada di ruang tamu, terdapat satu paket diduga Narkotika Golongan 1, dalam bentuk tanaman jenis ganja yang dibungkus dengan plastik bening, dan dua pack kertas papir merk Toreador. Atas temuan tersebut, anggota kemudian menggiring M untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Kapolres Tanjungpinang, AKBP Fernando,S.I.K,S.H melalui Kasat Narkoba, AKP Ronny Burungudju,S.H,S.I.K mengatakan, dari hasil pemeriksaan, pelaku mengakui bahwa barang tersebut miliknya. Tidak hanya itu saja, setelah dites urine, hasilnya positif narkoba. tersangka pula telah mengaku bahwa dirinya merupakan pengguna narkoba jenis ganja.

“Tersangka tercatat sebagai salah satu ASN di kantor Imigrasi kelas 1 Tanjungpinang. Dari tersangka, kami mengamankan barang bukti berupa satu paket diduga Narkotika Golongan 1 dalam bentuk tanaman (Ganja) dengan berat bruto 0,63 gram, dua pack kertas papir merk Toreador dan satu unit handphone. Atas hal ini, tersangka M kami jerat dengan Pasal 114 ayat 1 dan atau Pasal 111 ayat 1, Undang-Undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara. Kami pun turut mengucapkan terima kasih kepada masyarakat, yang telah memberikan informasi. Mari kita melakukan pencegahan terhadap peredaran narkoba di daerah Tanjungpinang. Kami pun berharap agar tidak ada lagi masyarakat yang menggunakan narkoba,” harap mantan Kasat Narkoba Polres Pohuwato ini. (Jurnal 01)

Bagikan :

Jurnalis Satu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *