Seorang residivis kasus narkoba yang bernama MG, kembali ditangkap oleh Satuan Narkoba Polres Tanjungpinang dengan kasus yang sama.

Jurnal Celebes.id, TANJUNGPINANG – Lagi, Satuan Narkoba Polres Tanjungpinang kembali menangkap salah seorang residivis kasus narkoba.

Informasi yang dirangkum, pengungkapan tersebut terjadi pada Senin 29 Maret 2021, sekitar pukul 23.00 WIB, disebuah rumah yang terletak di Jalan Kemboja, Kp. Melati, nomor 23, RT 002, RW 013, Kelurahan Kemboja, Kecamatan Tanjungpinang Barat, Kota Tanjungpinang. Awalnya, sekitar pukul 22.30 WIB, Tim Drugs Hunter Sat Narkoba Polres Tanjungpinang mendapatkan informasi adanya seorang residivis kasus narkoba, memiliki, menyimpan dan menguasai narkotika golongan satu bukan tanaman, jenis sabu. Atas informasi itu, anggota kemudian melakukan penyelidikan dan berhasil mendapatkan alamat residivis yang belakangan diketahui bernama MG (39), yang terletak di jalan Kemboja, Kp. Melati, nomor 23, RT 002, RW 013, Kelurahan Kemboja, Kecamatan Tanjungpinang Barat, Kota Tanjungpinang.

Pada saat itu, Tim Drugs Hunter pun kemudian langsung menuju ke rumah MG. Ketika berada di depan rumah, anggota melihat seorang laki-laki yang sedang duduk diteras rumah. Anggota pun langsung mengamankannya, dan setelah diinterogasi, ternyata lelaki tersebut adalah MG. Setelah itu, dengan disaksikan oleh Ketua RT setempat, anggota kemudian melakukan penggeledahan dan menemukan satu paket yang diduga narkotika golongan satu, seperangkat alat hisab sabu atau bong di dapur, tepatnya di bawah meja makan, satu buah macis gas warna kuning dan satu unit handphone merek infinix warna hitam. Barang-barang tersebut, diakui oleh MG merupakan miliknya. Atas temuan tersebut, MG kemudian digiring ke Polres Tanjungpinang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kapolres Tanjungpinang, AKBP Fernando,S.I.K,S.H melalui Kasat Narkoba, AKP Ronny Burungudju,S.H,S.I.K mengatakan, yang bersangkutan merupakan residivis dari kasus peredaran narkoba. Dari hasil pemeriksaan urine, hasilnya positif. Oleh karena itu, atas perbuatan tersangka, yang bersangkutan dijerat dengan Pasal 114 ayat 1, Pasal 112 ayat 1 junto Pasal 127 Undang-Undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara.

“Kami berharap agar masyarakat tidak ada lagi yang terlibat dengan peredaran narkotika, karena hal tersebut akan sangat merugikan diri pribadi maupun orang lain, khususnya generasi penerus bangsa. Kami pun tidak akan henti-hentinya memberikan sosialisasi, mengungkap dan bahkan menindak tegas, apabila ada yang menggunakan narkoba. Kami pula turut berterima kasih kepada masyarakat, yang sejauh ini telah membantu kami, khususnya dalam memberikan informasi,” pungkas mantan Kasat Narkoba Polres Gorontalo Kota ini. (Jurnal 01)

Bagikan :

Jurnalis Satu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *