Karo Rena Polda Gorontalo, Kombes Pol. Suratno,S.I.K,M.Si saat memberikan pemaparan dihadapan Kapolda Gorontalo pada saat pelaksanaan Monev Realisasi Penyerapan Anggaran, Rabu (31/03/2021)

Jurnal Celebes.id, GORONTALO – Serapan anggaran untuk masing-masing Satker dan Satwil, diminta oleh Kapolda Gorontalo, Irjen Pol. Dr. Akhmad Wiyagus,S.I.K,M.Si,MM agar kiranya harus rill dan bukan hanya sekedar memenuhi hasil presentasi semata.

Dikatakan mantan Waka Polda Jawa Barat (Jabar) pada saat membuka kegiatan Monev realisasi anggaran Polda Gorontalo dan jajaran triwulan satu, kegiatan ini sangatlah penting. Sebagai Kapolda, dirinya merupakan perpanjangan tangan pelaksanaan tugas Kapolri, khususnya dalam pengawasan pengelolaan keuangan negara yang dibebankan kepada para Kasatker, Kasatwil, khususnya para KPA.

“Ini sangatlah penting, kenapa? Agar kita selalu siap ketika terjadi hal-hal yang sifatnya urgen, sehingga Kasatker dan Kasatwil secara administrasi sudah siap dalam mempertanggungjawabkan pengelolaan anggaran,” terangnya, Rabu (31/03/2021) di aula Titinepo Polda Gorontalo.

Lanjut kata Irjen Pol. Akhmad Wiyagus, Karo Rena Polda Gorontalo secara gamblang telah menyampaikan hasil evaluasi realisasi anggaran Polda Gorontalo Triwulan Satu, di mana target serapan anggaran yakni 23 persen, capaiannya sudah 20 persen. Ini baru merupakan capaian, belum ada penelitian mendalam apakah capaian 20 persen ini sudah sesuai dengan aturan atau tidak.

“Jadi kita tidak hanya menghabiskan atau pun berlomba-lomba untuk mencapai target serapan anggaran. Sebaliknya, kita harus benar-benar menggunakan anggaran tersebut secara rill di lapangan,” tegasnya.

Kalau dilihat, kata Irjen Pol. Akhmad Wiyagus, uang ini milyaran rupiah yang dikelola oleh Polda Gorontalo beserta jajaran. Oleh karena itu, uang yang besar dan banyak ini, harus dikelola dengan baik oleh para Kasatker dan Kasatwil. Jadi, jangan menyerahkan anggaran begitu saja, jangan langsung tanda tangan atau paraf, tetapi harus dilihat apakah anggaran ini digunakan dengan baik atau bagaimana.

“Waktu kita masih tiga triwulan lagi. Oleh karena itu, persoalan serapan anggaran ini saya harapkan agar bisa difilter oleh Waka Polda. Jangan masing-masing Kasatker atau Kasatwil hanya menarik anggaran dan tidak diketahui anggaran itu untuk apa. Berdosa juga kita pastinya. Apabila ada yang tidak sesuai, tolong segera diperbaiki. Pada dasarnya, pengelolaan anggaran di tahun ini harus benar-benar dikelola dengan baik,” harapnya. (Jurnal 01)

Bagikan :

Jurnalis Satu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *