Residivis kasus narkoba yang mencoba melarikan diri, berhasil ditangkap oleh Satuan Narkoba Polres Tanjungpinang.

Jurnal Celebes.id, TANJUNGPINANG – Sempat melakukan perlawanan saat anggota Satuan Narkoba Polres Tanjungpinang hendak melakukan penangkapan, salah seorang residivis kasus narkoba yang hendak melarikan diri nyaris ditembak oleh anggota Kepolisian. Beruntung, hanya dengan satu tembakan peringatan atau tembakan ke udara, pelaku pun tak berkutik.

Informasi yang dirangkum, peristiwa tersebut terjadi pada Senin (15/03/2021) sekitar pukul 01.00 WIB di depan mini market yang ada di Jalan Handjoyo Putro, Kilometer 8 atas, Kelurahan Batu IX, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Kota Tanjungpinang. Berawal dari informasi masyarakat, anggota Satuan Narkoba membuntuti seorang lelaki yang belakangan diketahui bernama MH.

Pada saat itu, MH berhenti di depan minimarket dengan modus hendak membeli sesuatu. Ketika anggota mendatangi MH dan memperkenalkan diri sebagai anggota Satuan Narkoba Polres Tanjungpinang serta hendak melakukan interogasi, tiba-tiba saja MH memberikan perlawanan dengan cara mendorong anggota dan kemudian berusaha melarikan diri. Anggota pun mencoba untuk mengejar. Hanya saja, dikhawatirkan MH tidak bisa dikejar, akhirnya anggota melepaskan tembakan peringatan sebanyak satu kali, yang membuat MH tak berkutik dan menyerahkan diri.

Ketika ditangkap, MH mengaku meletakkan barang yang diduga narkoba jenis sabu di samping tumpukan gas. Anggota kemudian membawa MH dan juga mengundang Ketua RT setempat untuk melihat pengambilan barang tersebut. Setelah itu, MH kemudian mengambil sebuah barang berupa sehelai tissue warna putih dan setelah dibuka, terdapat satu paket yang diduga narkoba jenis sabu. Dari hasil pengungkapan tersebut, MH kemudian digiring ke Polres Tanjungpinang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya tersebut.

Kapolres Tanjungpinang, AKBP Fernando,S.I.K, S.H melalui Kasat Narkoba, AKP Ronny Burungudju,S.H,S.I.K mengatakan, tersangka MH merupakan warga Perumahan Bintan Permai, Kelurahan Pinang Kencana, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Kota Tanjungpinang. Tersangka pun pernah menjalani hukuman di penjara dengan kasus yang sama yakni keterlibatan narkoba.

“Dari hasil pemeriksaan kami, tersangka positif narkoba. Kami pun berhasil menyita sejumlah barang bukti yang terdiri dari, satu paket yang diduga narkoba jenis sabu dengan berat 0,30 gram, sehelai tissue warna putih, satu unit handphone merek xiomi warna putih dan satu unit sepeda motor merek Yamaha NMax,” jelasnya.

Atas perbuatan tersebut kata Alumnu Akpol 2010 ini, tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat 1 dan atau Pasal 112 ayat 1 junto Pasal 132 Undang-Undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

“Kami sangat berharap kepada masyarakat agar kiranya tidak ikut terlibat, baik itu menggunakan maupun mengedarkan narkoba. Narkoba merupakan musuh bangsa yang bisa merusak generasi penerus cita-cita bangsa. Oleh karena itu, mari kita jauhi narkoba dan ayo kita memberantas peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Tanjungpinang ini,” harap mantan Kasat Narkoba Polres Gorontalo Kota ini. (Jurnal 01)

Bagikan :

Jurnalis Satu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *