Tersangka pertama, JS (30), berhasil ditangkap beserta barang bukti delapan paket yang diduga narkoba jenis sabu.

Jurnal Celebes.id, TANJUNGPINANG – Kurang dari 24 jam, Satuan Narkoba Polres Tanjungpinang berhasil mengungkap tiga kasus narkoba sekaligus.

Pengungkapan tersebut terjadi pada Jumat (12/03/2021) sekitar pukul 17.00 WIB. Pada saat itu, berkat informasi dari masyarakat, seorang laki-laki bernama JS (30), warga Jalan Ir. Sutami, Gang Sukaberenang II, RT 001, RW 005, Kelurahan Tanjungpinang Timur, Kota Tanjungpinang, berhasil ditangkap. Bahkan anggota Satuan Narkoba Polres Tanjungpinang berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang terdiri dari, delapan paket yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat kotor 2,05 gram, seperangkat alat hisap sabu, satu buah macis gas, satu buah kotak warna hitam dan satu unit handphone merek redmi warna hitam.

Tersangka ke dua, M (40) berhasil ditangkap oleh Satuan Narkoba Polres Tanjungpinang.

Tak hanya sampai disitu saja, Jumat (12/03/2021) sekitar pukul 22.00 WIB, anggota kembali mendapatkan informasi dari masyarakat, di mana diduga ada seorang warga yang hendak menjual barang yang diduga narkoba jenis sabu di Jalan R.H Fisabilillah. Mendapatkan informasi itu, anggota langsung bergerak cepat menuju ke lokasi dan didapatkan seseorang yang mencurigakan yang bernama M (40), warga Jalan Serai, Kilometer 8, Kecamatan Bukit Bestari, Kota Tanjungpinang. Setelah dilakukan penggeledahan, anggota menemukan satu paket yang diduga narkoba jenis sabu dan satu unit handphone merek Samsung warna hitam, yang diakui merupakan milik M. Atas temuan itu, anggota kemudian menggiring M ke Polres Tanjungpinang untuk diproses lebih lanjut.

Hanya berselang kurang lebih tiga jam lamanya, anggota Satuan Narkoba Polres Tanjungpinang berhasil menangkap A (42) terkait dengan kasus narkoba.

Hanya berselang kurang lebih tiga jam yakni pada Sabtu (13/03/2021) sekitar pukul 01.00 WIB, anggota Satuan Narkoba Polres Tanjungpinang kembali mendapatkan informasi dari masyarakat, di mana diduga ada seorang warga yang memiliki narkoba jenis sabu sedang berada di Jalan WR. Supratman. Meski dalam kondisi kelelahan, anggota langsung merespon cepat informasi tersebut dan menuju ke lokasi. Pada saat berada di lokasi, anggota mendapati seorang masyarakat yang dicurigai memiliki barang yang diduga narkoba jenis sabu. Anggota kemudian langsung mengamankan lelaki yang belakangan diketahui bernama A (42), warga Kp. Kawal Pantai, RT 003, RW 001, Kelurahan Kawal, Kecamatan Gunung Kijang, Kabupaten Bintan. Saat dilakukan penggeledahan, anggota menemukan satu paket yang diduganarkoba jenis sabu dan satu unit handphone merek nokia warna hitam, yang diakui oleh A merupakan miliknya. Yang bersangkutan pun kemudian digiring ke Polres Tanjungpinang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya tersebut.

Kapolres Tanjungpinang, AKBP Fernando,S.I.K, S.H melalui Kasat Narkoba, AKP Ronny Burungudju,S.H,S.I.K mengatakan, tidak sampai kurun waktu 24 jam, pihaknya telah berhasil mengungkap tiga kasus peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Tanjungpinang. Untuk tersangka pertama yakni JS (30), telah dilakukan pemeriksaan dan ditest urine, dengan hasil positif.

“Tersangka pun kami jerat dengan Pasal 114 ayat 1, Pasal 112 ayat 1 Undang-Undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara,” ungkapnya.

Lanjut kata mantan Kasat Narkoba Polres Pohuwato ini, untuk tersangka M (40), pihaknya berhasil mengamankan barang bukti yang diduga narkoba jenis sabu, dengan berat bruto 0,88 gram. Tak hanya itu saja, tersangka pula positif narkoba setelah dilakukan test urine.

“Tersangka M pula kami jerat dengan pasal 114 ayat 1, Pasal 112 ayat 1 Undang-Undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara,” tegasnya.

Sedangkan A, kata Alumnus Akpol 2010 ini, berhasl diamankan beserta barang bukti yang diduga narkoba jenis sabu dengan berat bruto 2,44 gram, serta hasil test urine positif narkoba.

“Tersangka pula kami jerat dengan Pasal yang sama yakni Pasal 114 ayat 1 Pasal 112 ayat 1 Undang-Undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara. Atas pengungkapan ini, kami berharap agar masyarakat tidak lagi terlibat dengan yang namanya narkoba, karena hal tersebut bisa merugikan diri kita pribadi dan narkoba merupakan musuh besar negara ini,” pungkas mantan Kasat Narkoba Polres Gorontalo Kota ini. (Jurnal 01)

Bagikan :

Jurnalis Satu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *