Tersangka AJ beserta barang bukti, diamankan oleh Satuan Narkoba Polres Tanjungpinang.

Jurnal Celebes.id, TANJUNGPINANG – Meski sudah pernah ditangkap dengan kasus narkoba, akan tetapi hal tersebut tidak membuat AJ (29), warga Kelurahan Melayu Kota Piring, Kecamatan Tanjungpinang Timur jera.

Setelah keluar dari lembaga pemasyarakatan, AJ kembali ditangkap oleh Satuan Narkoba Polres Tanjungpinang dengan kasus yang sama. Penangkapan itu sendiri terjadi pada 25 Februari 2021, sekitar pukul 14.00 WIB, di Jalan Kijang Lama, nomor 11 RT 2 RW 3, Kelurahan Melayu Kota Piring, Kecamatan Tanjungpinang Timur.

Awalnya, pada Kamis (25/02/2021) sekitar pukul 11.30 WIB, Satuan Narkoba Polres Tanjungpinang, mendapatkan informasi bahwa ada seorang laki-laki yang pernah ditangkap dan menjalani hukuman atas kasus tindak pidana pengedaran narkoba, atas nama AJ, kini kembali mengedarkan narkoba. Dari informasi tersebut, anggota Satuan Narkoba Polres Tanjungpinang kemudian langsung menuju ke rumah AJ. Setiba di rumah AJ, anggota kemudian masuk ke dalam rumah dan mengamankan yang bersangkutan. Tak hanya itu saja, bersama Ketua RT, anggota Satuan Narkoba melakukan penggeledahan. Dari hasil penggeledahan tersebut, ditemukan satu buah jaket yang digantung di lemari, yang di dalam sakunya terdapat satu buah kotak rokok, yang berisikan enam paket, diduga narkoba jenis sabu. Atas temuan tersebut, AJ kemudian digiring ke Polres Tanjungpinang beserta sejumlah barang bukti, untuk diperiksa lebih lanjut.

Kapolres Tanjungpinang, AKBP Fernando,S.I.K, S.H melalui Kasat Narkoba, AKP Ronny Burungudju,S.H,S.I.K mengatakan, AJ merupakan residivis kasus narkoba, di mana setelah keluar dari lembaga pemasyarakatan, yang bersangkutan kembali terlibat dengan barang haram tersebut. Tak hanya itu saja, selain enam paket yang ditemukan di rumah AJ, pihaknya pula turut mengamankan barang bukti lain yakni, satu buah macis gas, satu buah timbangan digital, satu buah botol plastic berisikan plastic bening, seperangkat alat hisap sabu yang sempat dibuang oleh AJ sebelum ditangkap, serta satu unit handphone.

“Dari hasil pemeriksaan urine, AJ positif narkoba. Oleh karena itu, AJ pun diancam dengan Pasal 114 ayat 1 dan atau Pasal 112 ayat 1, Undang-Undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara. Selanjutnya, perkara ini masih sementara kami tangani. Kami pun berharap agar masyarakat tidak terlibat dengan yang namanya peredaran narkoba, jenis apapun itu,” pungkasnya. (Jurnal 01)

Bagikan :

Jurnalis Satu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *