Salah seorang oknum pegawai bank di daerah Boalemo, diamankan oleh anggota Satuan Narkoba Polres Boalemo, karena diduga terlibat kasus narkoba.

Jurnal Celebes.id, BOALEMO – Salah seorang pegawai bank yang ada di daerah Boalemo, saat ini harus ditahan oleh anggota Polres Boalemo. Penahanan terhadap salah seorang karyawan bank tersebut diduga karena keterlibatan narkoba.

Penangkapan itu sendiri terjadi pada Kamis (04/03/2021) sekitar pukul 09.00 Wita. Awalnya, tim opsnal Satuan Narkoba Polres Boalemo mendapatkan informasi dari masyarakat pada Rabu 3 Maret 2021 sekitar Pukul 21.00 Wita, di mana akan ada paket kiriman dari daerah Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng), yang diduga berisikan narkoba jenis sabu.

Usai mendapatkan informasi tersebut, tim opsnal kemudian melakukan penyelidikan dan mendapatkan informasi bahwa paket itu akan dikirim ke salah satu kantor perbankan yang ada di Desa Limbato, Kecamatan Tilamuta. Anggota pun langsung bergegas menuju ke lokasi bank dan kemudian mengamati kendaraan yang datang. Setelah itu, sekitar pukul 09.00 Wita, tim opsnal melihat salah seorang security menerima barang kiriman. Anggota kemudian mendekati security tersebut dan menanyakan pemilik dari paket tersebut. Security kemudian mengaku bahwa paket itu adalah milik dari salah seorang karyawan yang bernama SDK (30), warga Kelurahan Malalayang Satu, Kecamatan Malalayang, Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut). Pada saat itu, tim opsnal meminta agar salah seorang karyawan menghubungi SDK untuk datang ke bank. Setelah dihubungi, SDK langsung mendatangi kantor dan mengakui bahwa paket tersebut merupakan miliknya. Tim opsnal kemudian meminta SDK untuk membuka paket tersebut, yang disaksikan oleh karyawan lainnya. Setelah dibuka, ternyata ditemukan beberapa potongan pakaian bekas, serta satu sachet keccil berisi butiran Kristal yang diduga narkotika golongan satu jenis sabu, yang diselipkan atau ditempel dibagian dos. Usai melihat hal tersebut, SDK kemudian mengakui bahwa barang yang diduga narkoba jenis sabu tersebut adalah miliknya. Tim Opsnal kemudian menggiring SDK ke Polres Boalemo beserta sejumlah barang bukti lainnya.

Kapolres Boalemo, AKBP Ahmad Pardomuan,SIK,MH membenarkan adanya penangkapan salah seorang pegawai bank yang diduga terlibat narkoba.

“Iya, ada seorang yang kami tangkap atas dugaan kepemilikan barang yang diduga narkoba jenis sabu,” ujarnya.

Lanjut kata Alumnus Akpol 1999 ini, pihaknya pula telah mengamankan sejumlah barang bukti. Diantaranya, satu sachet kecil diduga narkotika golongan satu jenis sabu, satu buah korek gas merk tokai warna kuning, satubuah celana bekas jeans, dua buah celana bekas parasut, satu buah celana pendek bekas SD, satu buah dos merek okky koko drink, satu korek api gas merek tokai, dua buah potongan sedotan warna putih, satu buah penutup air mineral aqua yang sudah dilubangi dan satu buah kaca pirex.

“Usai mengamankan tersangka di tempat kerjanya, kami kemudian mendatangi kos-kosannya. Dari kamar kosnya, kami mendapatkan sejumlah barang bukti lain berupa satu buah korek api gas merek tokai, dua buah potongan sedotan warna putih, satu buah penutup air mineral aqua yang sudah dilubangi dan satu buah kaca pirex,” jelasnya.

Tak hanya itu saja, kata AKBP Ahmad Pardomuan,S.I.K,M.H, dari hasil pemeriksaan sementara, tersangka positif menggunakan narkoba dan untuk berat barang bukti, saat ini masih sementara ditimbang di Balai POM Gorontalo. Tersangka pula mengakui bahwa barang yang diduga narkoba jenis sabu tersebut, akan dipergunakan sendiri dan dibeli dari daerah Sulteng dengan harga Rp 800 ribu.

“Atas hal ini, tersangka kami jerat dengan Pasal 112 ayat 1 junto Pasal 127 ayat 1 huruf a Undang-Undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara. Saat ini, kami masih melakukan pengembangan terhadap perkara ini. Kami berharap agar masyarakat tidak lagi mendekati atau menggunakan barang haram ini,” pungkasnya didampingi Kasat Narkoba Boalemo, Iptu James Quiet Derek,S.H. (Jurnal 01)

Bagikan :

Jurnalis Satu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *