Tersangka residivis pencurian mempraktekkan cara melakukan aksinya, dihadapan Kapolres Bone Bolango, AKBP Suka Irawanto,S.I.K,M.Si dan Kasat Reskrim AKP Sutrisno,S.H.

Jurnal Celebes.id, BONE BOLANGO – Salah seorang residivis kasus pencurian kendaraan bermotor, IS (29) warga Kecamatan Bolangitan Timur, Kabupaten Bolmong Utara (Bolmut), Sulawesi Utara (Sulut), terpaksa harus dilumpuhkan dengan timah panas, akibat hendak melawan Polisi yang sedang melakukan pengembangan terhadap kasus pencurian sepeda motor di wilayah hukum Polres Bone Bolango.

Awalnya, pihak Polres Bone Bolango menerima laporan Polisi terkait dengan kasus pencurian sepeda motor, yang terjadi di Desa Tingkohubu Timur, Kecamatan Suwawa, Kabupaten Bone Bolango pada Rabu (10/02/2021) sekitar pukul 03.00 Wita. Atas laporan tersebut, Tim Opsnal Polres Bone Bolango kemudian melakukan penyelidikan. Dari hasil penyelidikan tersebut, akhirnya pada Senin 22 Februari 2021, pelaku diketahui hendak melarikan diri ke Kota Manado, Sulawesi Utara. Tim Opsnal Polres Bone Bolango kemudian langsung berkoordinasi dengan tim opsnal Inobonto. Dari hasil komunikasi yang baik tersebut, pelaku IS berhasil ditangkap oleh tim opsnal Inobonto yang kemudian dijemput oleh tim opsnal Polres Bone Bolango.

Kapolres Bone Bolango, AKBP Suka Irawanto,S.I.K,M.Si yang didampingi Kasat Reskrim, AKP Sutrisno,S.H dalam jumpa pers nya mengatakan, saat hendak dilakukan pengembangan, tersangka melakukan perlawanan, sehingga anggota melakukan tindakan tegas dan terukur, dengan cara melumpuhkan tersangka dengan tembakan atau timah panas, di kaki sebelah kiri.

“Jadi, tersangka ini sudah kesekian kali masuk dan keluar lembaga. Tersangka baru ke luar pada 2019 lalu dengan kasus yang sama dan kembali melakukan aksinya pada 2020 hingga 2021. Caranya yakni, tersangka melihat kendaraan yang terparkir di teras rumah tanpa dikunci stangnya, kemudian tersangka mencabut soket dan membawa lari motor tersebut,” ungkapnya.

Lanjut kata Alumnus Akpol 2000 ini, dari keterangan tersangka, dirinya sudah melakukan sejumlah aksi di wilayah Gorontalo. Diantaranya, dua tempat di Bone Bolango, dua di Kota Gorontalo, satu di Kabupaten Gorontalo dan satu di wilayah Gorontalo Utara. Meski demikian, saat ini anggota Polres Bone Bolango masih melakukan pengembangan, guna mencari secara keseluruhan lokasi-lokasi yang menjadi target dari tersangka.

“Untuk saat ini sudah ada enam kendaraan yang berhasil kami sita. Mulai dari Yamaha Mio J warna putih, Honda Sonix warna hitam, Yamaha X Ride warna abu-abu dan hijau, Honda Beat Street warna hitam, Honda Supra X warna hitam dan Yamaha Aerox warna merah,” terangnya.

Atas aksinya tersebut, tersangka dijerat dengan Pasal 363 ayat 1 ke 3 dan ke 5 KUHP, dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara. Oleh karena itu kata AKBP Suka Irawanto, diharapkan kepada masyarakat agar selalu waspada dan berhati-hati saat memarkir kendaraannya.

“Bagi masyarakat yang merasa kehilangan, silahkan menghubungi kami di Polres Bone Bolango, dan tolong dibawa bukti kepemilikan kendaraannya, sehingga kami bisa menindaklanjutinya,” pungkasnya. (Jurnal 01)

Bagikan :

Jurnalis Satu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *