Salah seorang masyarakat yang diduga sebagai Bandar Narkoba di daerah Pohuwato, berhasil ditangkap oleh Personel Direktorat Narkoba Polda Gorontalo.

Jurnal Celebes.id, GORONTALO – Salah seorang masyarakat Pohuwato yang diduga sebagai Bandar narkoba, berhasil dibekuk oleh Tim Opsnal Dit Narkoba Polda Gorontalo.

Informasi yang dirangkum, pengungkapan tersebut terjadi pada Selasa (02/02/2021). Awalnya Tim Opsnal yang dipimpin oleh Bripka Indra Tilome, mendapatkan informasi, di mana ada masyarakat dari wilayah Sulawesi Tengah (Sulteng), yang menuju ke Gorontalo, yang diduga membawa narkoba jenis sabu. Atas informasi itu, anggota kemudian langsung bergerak menuju ke daerah Pohuwato dan sekitar pukul 00.30 Wita, anggota kemudian memberhentikan sebuah mobil Brio warna putih dengan nomor polisi DN 1744 KD, di Desa Lemito Barat, Kecamatan Lemito, sebagaimana informasi awal yang sudah diterima oleh tim opsnal.

Anggota pun kemudian melakukan penggeledahan terhadap pengemudi kendaraan AP alias Mad (31), warga Desa Buntulia Utara, Kecamatan Buntulia, Pohuwato. Dari hasil penggeledahan tersebut, anggota menemukan barang bukti berupa enam sachet plastic Kristal bening yang diduga narkoba jenis sabu, yang disimpan di dalam saku celana bagian kiri Mad. Atas temuan itu, lelaki Mad yang pada saat itu sedang bersama dengan istrinya, kemudian digiring ke Polda Gorontalo untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolda Gorontalo, Irjen Pol. Dr. Akhmad Wiyagus,S.I.K,M.Si,MM melalui Direktur Reserse Narkoba, Kombes Pol. Witarsa Aji,S.I.K, S.H, M.H melalui Kasubdit I, Kompol Dhanang Bagus Anggoro,S.I.K,M.H membenarkan pengungkapan tersebut. Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, tersangka AP alias Mad mengakui bahwa barang itu adalah miliknya dan sudah kurang lebih satu bulan ini, dirinya membeli barang berupa Narkoba di Kota Palu, yang kemudian akan dijual di daerah Pohuwato.

“Jadi, yang bersangkutan itu sudah satu bulan ini membeli barang berupa narkoba jenis sabu di Kota Palu, yang kemudian akan dijual di daerah Pohuwato,” katanya, didampingi Panit 1 Subdit 1 Dit Narkoba Polda Gorontalo Ipda Irwansyah Dali,S.H.

Ditambahkan pula oleh Alumnus Akpol 2004 ini, untuk narkoba yang berhasil disita oleh pihaknya yakni seberat 6 gram, yang dibeli dari Kota Palu dengan harga Rp 6 juta. Nantinya setelah di Pohuwato, narkoba jenis sabu tersebut akan dikemas kembali menjadi satu sachet dengan ukuran 0,10 gram, dan kemudian akan dijual dengan harga Rp 250 ribu.

“Dari tersangka, kami berhasil mengamankan barang bukti berupa enam sachet plastic kiv berisi butiran Kristal bening yang diduga narkotika jenis sabu, dua sachet plastic kiv kosong, satu plastic kiv plastic kiv kosong, satu buah timbangan digital dan satu buah alat hisap sabu atau bong,” terangnya.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 114 ayat 2, sub pasal 112 ayat dua Undang-Undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancanam hukuman maksimal seumur atau penjara maksimal 20 tahun.

“Jadi tersangka masuk dalam kategori sebagai Bandar, karena jumlah barang buktinya cukup banyak. Kami pun berharap agar kiranya masyarakat tidak terjerumus dengan peredaran narkoba ini,” harapnya. (Jurnal 01)

Bagikan :

Jurnalis Satu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *