Lapas Terbuka Kendal melakukan pencetakan sawah guna mewujudkan mandiri pangan.

Jurnal Celebes.id, KENDAL – Lapas Terbuka Kendal terus melakukan inovasi dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Tercatat ada beberapa langkah yang sudah lebih dulu terlaksana, seperti dibidang pertanian, penanaman jagung dan sayur mayur, budidaya ikan air tawar, peternakan kambing, peternakan sapi dan produk unggulan peternakan ayam petelur.

Sebagian besar kebutuhan bahan pangan sudah tersedia di Lapas yang telah diresmikan oleh Menkumham sebagai Lapas Produktif di 2017 lalu, namun hal ini tidak menjadikan Lapas Terbuka Kendal merasa cukup puas, dibawah arahan Kalapas Rusdedy, jajaran diberikan kesempatan untuk berinovasi seluas-luasnya demi kemajuan Lapas.

“Sesuai arahan Kalapas, Lapas Terbuka Kendal akan dijadikan Integrated Farming dengan sebutan Bledder Agro Farm, semua kegiatan akan terintegrasi, pembinaan pertanian, perikanan dan peternakan akan saling berkesinambungan” jelas Kasi Binapi dan Giatja, Jonet Darmawan Adi.

Selain kegiatan pembinaan yang berkesinambungan, Lapas Terbuka Kendal bertekad menjadi salah satu Lapas yang bisa mandiri pangan, mengawali tahun 2021, Lapas Terbuka Kendal berinovasi mengelola sawah sendiri.

Lapas Terbuka Kendal melalui Kasi Binapi dan Giatja menjalin kerjasama dengan Heri, tenaga ahli dibidang tanaman padi, untuk melaksanakan pendampingan mulai dari proses penyiapan lahan, pembersihan lahan,  pembajakan lahan,  persiapan benih padi,  hingga penanaman padi yang sudah terlaksana pada Senin (15/02).

“Penanaman padi di kawasan pembinaan Lapas Produktif Kendal merupakan terobosan baru, luas lahan yang ditanami padi sekitar 2.500 meter. Selain padi dan jagung, sayur mayur juga sudah kami tanam” sambung Kasubsi Kegiatan Kerja, Puji Raharjo.

Melihat program pembinaan yang sudah berjalan sampai dengan saat ini, bukan hal yang tidak mungkin terwujudnya Lapas Terbuka Kendal menjadi Lapas Mandiri Pangan. (Jurnal 01)

Bagikan :

Jurnalis Satu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *