Apel Serentak Kesiapan Bhabinkamtibmas dan Tenaga Kesehatan Polri, Sebagai Tracer dan Vaksinator Covid-19, dengan tetap mematuhi protokol kesehatan, yang dipimpin langsung oleh Kapolda Gorontalo.

Jurnal Celebes.id, GORONTALO – Berbagai upaya pemerintah secara ekstra ordinary terus dilakukan secara terpadu, untuk percepatan penanganan pandemi Covid-19 dan mewujudkan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Polri yang dalam hal ini sebagai garda terdepan dalam melakukan pengawalan dan pengamanan, baik saat pendistribusian, penyimpanan, serta pemberian Vaksin kepada masyarakat. Hal itu pun ditindaklanjuti lagi dengan Apel Serentak Kesiapan Bhabinkamtibmas dan Tenaga Kesehatan Polri, Sebagai Tracer dan Vaksinator Covid-19, dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Apel itu sendiri dipimpin langsung Kapolda Gorontalo Irjen Pol. Dr. Akhmad Wiyagus, S.I.K, M.Si, M.M. Saat membacakan amanat Kapolri, Kapolda Gorontalo mejelaskan, berdasarkan data, saat ini Indonesia telah memiliki sebanyak 19,5 juta vaksin yang sudah didistribusikan ke dinas kesehatan di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Oleh karena itu, Kapolri memerintahkan kepada seluruh jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia, untuk terus melakukan pengawalan dan pengamanan baik saat pendistribusian, penyimpanan, maupun nantinya saat vaksin tersebut diberikan kepada masyarakat Indonesia.

“Hal ini sesuai dengan penekanan dalam Program Prioritas Kapolri melalui transformasi operasional, yaitu kegiatan pemantapan dukungan Polri dalam penanganan Covid-19, yang diimplementasikan dalam aksi mengerahkan seluruh sumber daya Polri, dalam membantu pemerintah menanggulangi Covid-19 dan mendukung program vaksinasi nasional,” jelas Kapolda.

Ditambahkan pula, pemberian vaksinasi Covid-19 yang akan dilaksanakan sepanjang tahun ini, tentunya membutuhkan tenaga kesehatan dengan kemampuan sebagai vaksinator. Saat ini Polri telah menyiagakan 13.500 personel tenaga kesehatan, di mana 900 orang diantaranya telah dilatih untuk menjadi vaksinator oleh Bapelkes/BBBK Kementerian Kesehatan, dan 12.600 personel lainnya dalam waktu dekat akan diberikan pelatihan serupa.

“Selain itu, Polri juga sudah menyiapkan 40.336 personel Bhabinkamtibmas yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, yang sudah disiapkan untuk bertindak sebagai tracer, sebagai langkah deteksi dini dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19,” ucapnya.

Ditempat yang sama, Kabid Humas Polda Gorontalo Kombes Pol. Wahyu Tri Cahyono, S.I.K menambahkan, vaksinator dan tracer Polri ini disiagakan dalam rangka membantu tugas tenaga kesehatan, khususnya pemberian vaksinasi terhadap anggota Polri maupun kepada masyarakat umum, serta berkoordinasi dengan dinas kesehatan setempat dalam upaya tracing sebagai langkah deteksi dini dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19.

“Bapak Kapolda berharap kepada seluruh tenaga vaksinator dan tracer Covid-19 yang telah diberikan pelatihan, akan menjadi tenaga Polri yang cakap dan profesional dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam  memutus  rantai  penyebaran  Covid-19 di Indonesia, khususnya di Provinsi Gorontalo,” tandasnya. (Jurnal 01/ hms)

Bagikan :

Jurnalis Satu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *