Kombes Pol. Witarsa Aji, S.I.K, S.H, M.H

Jurnal Celebes.id, GORONTALO – Terkait dengan peredaran narkoba, Polda Gorontalo tidak akan main-main, dan bahkan akan menindak tegas apapun yang berkaitan dengan narkoba.

Hal itu pun ditegaskan Direktur Narkoba Polda Gorontalo, Kombes Pol. Witarsa Aji, S.I.K, S.H, M.H saat menjadi narasumber dalam dialog interaktif yang dilaksanakan TVRI Gorontalo.

Dialog yang bertema ‘Upaya Pemberantasan Narkoba dan Minuman Keras’ tersebut, turut dihadiri oleh Afrianto Nusi, S.H, M.H, selaku Akademisi dan Pengamat Hukum Gorontalo, serta Budi Muda sebagai moderator.

Dalam kegiatan ini Afrianto mengatakan, kejahatan, penganiayaan, dan kekerasan yang terjadi di salah satu tempat hiburan beberapa hari lalu, pemicunya adalah minuman keras. Sehingga faktor pemicu menjadi perhatian bagi semua, karena tidak mungkin hanya memberikan efek jera melalui penjara kepada para pelaku, sementara sumber permasalahannya tidak di sanksi.

“Saya yakin kejahatan tetap ada kalau sumber penyebabnya kita tidak perhatikan, karena sudah ada perda No. 16 tahun 2015 terkait dengan pengendalian dan pengawasan miras,” tutup Afrianto.

Ditempat yang sama Dir Narkoba Polda Gorontalo  Kombes Pol. Witarsa Aji, S.I.K, S.H, M.H, mengatakan, di Kepolisian ada empat kejahatan yakni trans nasional, kejahatan konvensional, kejahatan berindikasi kontijensi, dan kejahatan kekayaan negara. Terkait dengan narkoba, adalah unsur kejahatan trans nasional. Siapa pun pimpinan di negara ini baik Presiden maupun Kapolri, sudah menyatakan perang terhadap narkoba.

“Narkoba di Gorontalo tidak terlalu banyak dibanding dengan daerah lain. Meski daerah Gorontalo adalah jalur Sulawesi. Berdasarkan data, Narkoba di Gorontalo pada 2019 kurang lebih 101 kasus dan pada 2020 sebanyak 142 kasus. Sedangkan barang bukti pada 2019 kurang lebih 400 gram dan pada 2020 kurang lebih 104 gram,” jelasnya.

Namun kata Alumnus Akpol 1997 ini, di Gorontalo peredaran minuman keras (Miras) yang sangat banyak. Terbukti di 2020, seluruh jajaran menyita sebanyak 90 ton, bahkan Polda Gorontalo memusnahkan Miras sebanyak 100 ton lebih.

“Sejauh ini kami pun turut memerangi yang namanya peredaran Miras. Pada dasarnya, kami meminta kepada seluruh elemen masyarakat agar menjauhi yang namanya Narkoba. Jangan sekali-kali bermain dengan narkoba dan minuman keras, karena pasti akan ditindak tegas,” pungkas mantan Kapolres Enrekang, Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) ini. (Jurnal 01)

Bagikan :

Jurnalis Satu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *