Penyidik Satuan Reskrim Polres Boalemo menyerahkan berkas perkara kasus yang melibatkan oknum anggota Polres Boalemo, kepada pihak Kejaksaan Negeri Boalemo.

Jurnal Celebes.id, GORONTALO – Dari target lima hari yang diberikan oleh Kapolda Gorontalo Irjen Pol. Dr. Akhmad Wiyagus S.I.K,M.Si, M.M, kepada Kapolres Boalemo, guna menuntaskan kasus tindak pidana pornografi dan juga  tindak pidana ITE, yang melibatkan oknum anggota Polri, yang bertugas di Polres Boalemo, Brigpol RM, hanya dituntaskan dalam kurun waktu empat hari oleh penyidik Polres Boalemo.

Informasi yang dirangkum, atas perbuatan Brigadir RM yang melakukan perekaman video, bermuatan asusila yang dilakukan oleh temannya warga sipil, telah ditindaklanjuti Satreskrim Polres Boalemo, dimana pada Selasa (26/01/2021), berkas perkara kasus tindak pidana telah dilimpahkan ke kantor Kejaksaan Negeri Boalemo.

“Alhamdulillah, berkas perkara kasus tindak pidana menjadikan orang lain sebagai obyek atau model, yang mengandung muatan pornografi, sebagaimana dimaksud dalam rumusan Pasal 9 junto Pasal 35 Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 dan atau Pasal 27 ayat 1 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 junto Pasal 45 ayat 1 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016, dengan tersangka Brigadir RM, telah kami limpahkan ke Kejaksaan Negeri Boalemo. Dari target 5 hari yang diberikan oleh Bapak Kapolda, jajaran Satrekrim Boalemo dipimpin oleh kasat Reskrim Iptu Agung Gumara Samosir S. Tr.K, mampu menyelesaikannya dalam tempo empat hari untuk kemudian dilimpahkan ke Kejari Boalemo,” jelas Alumnus Akpol 1999 ini.

Ditambahkan pula, untuk pelaku lainnya saat ini sedang dalam proses penyidikan.

“Saat ini kami juga sedang melakukan penyidikan terhadap pelaku lainnya yang ada ditayangan video bermuatan asusila tersebut, dan secepatnya akan kami tuntaskan. Nanti perkembangannya akan kami informasikan,” ujar mantan Kapolres OKU Selatan ini.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Gorontalo, Kombes Pol. Wahyu Tri Cahyono, S.I.K mengatakan, terkait penyerahan berkas perkara kasus perekaman video bermuatan asusila yang dilakukan oleh oknum anggota Brigpol RM, kasus ini menjadi atensi Kapolda dan sebagai bukti kepada masyarakat, bahwa Polda Gorontalo tidak diskriminasi dalam hal penegakkan hukum.

“Ini adalah bukti bahwa kami tidak membela ataupun menutup-tutupi kasus tindak pidana, yang melibatkan oknum anggota. Semuanya akan diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sebagaimana konsep Polri Presisi. Kami merespon cepat dalam penanganan perkara yang menimbulkan keresahan di masyarakat, dan tidak membeda-bedakan atau diskriminasi, sehingga tidak ada lagi istilah hukum tajam kebawah namun tumpul ke atas. Kasus ini menjadi atensi Pak Kapolda, dan syukur Alhamdulillah jajaran Polres Boalemo, dapat memenuhi target waktu yang ditetapkan oleh Pak Kapolda. Bahkan bisa lebih cepat dari waktu yang ditetapkan. Kita tunggu saja hasil penelitian pihak Kejaksaan. Jika nantinya berkas berkara tersebut dinyatakan lengkap, maka akan dilanjutkan dengan tahap dua, yaitu penyerahan tersangka dan barang bukti,” tutup mantan Kapolres Bone Bolango ini. (Jurnal 01)

Bagikan :

Jurnalis Satu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *