Kombes Pol. Wahyu Tri Cahyono,S.I.K

Jurnal Celebes.id, GORONTALO – Terkait dengan dugaan penganiayaan terhadap Kapolsek Popayato Barat, penyidik Polda Gorontalo telah menetapkan sedikitnya tiga orang sebagai tersangka.

Hal tersebut berdasarkan hasil penyelidikan  dan penyidikan serta hasil gelar perkara kasus penyerangan Mapolsek dan intimidasi atau ancaman kekerasan, serta pemukulan terhadap Kapolsek Popayato Barat, beserta anggotanya yang terjadi pada Agustus 2020 lalu.

“Setelah dilaksanakan serangkaian penyelidikan dan penyidikan dengan melakukan pemeriksaan terhadap 12 orang saksi, serta pengumpulan alat bukti atas kejadian aksi sekelompok masyarakat yang melakukan intimidasi dan pemukulan terhadap Kapolsek Popayato Barat, diserta perusakan atau pelemparan Mapolsek beberapa waktu lalu, berdasarkan hasil gelar perkara Senin (18/1/2021), Ditreskrimum Polda Gorontalo telah menetapkan tiga  orang tersangka yakni AK, IK dan RM,” jelas Alumnus Akpol 1998 ini.

Lanjut kata mantan Kapolres Bone Bolango ini, ketiga orang tersangka tersebut dikenakan pasal 214 KUHP tentang kejahatan dalam kekuasaan umum, dengan ancaman pidana penjara paling lama 7 tahun dan pasal 351 ayat (1) tentang penganiayaan, yang diancam dengan pidana penjara paling lama 2 tahun delapan bulan.

“Terhadap para tersangka belum dilakukan penahanan, karena penyidik masih akan melakukan pemanggilan kepada ke tiga tersangka tersebut,” tegasnya.

Sebagaimaana diberitakan sebelumnya, peristiwa penyerangan Mapolsek Popayato Barat terjadi pada 25 Agustus 2020, dimana sekitar pukul 17.30 Wita, sekelompok orang dipimpin AK melakukan aksi protes disertai dengan pelemparan Mapolsek Popayato Barat, sehingga mengakibatkan kaca jendela pecah atau rusak. Bukan hanya itu saja, sekelompok orang tersebut juga melakukan intimidasi dan pemukulan terhadap Kapolsek dan anggotanya.

Penyerangan tersebut dilakukan karena satu hari sebelumnya Polsek Popayato Barat telah menahan Dumb Truck, yang memuat sembilan ton BBM solar bersubsidi asal Moutong yang akan dibawa ke Marisa. (Jurnal 01)

Bagikan :

Jurnalis Satu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *