Tim Pandawa Polres Gorontalo berhasil mengamankan salah seorang IRT yang terlibat dalam dugaan kasus judi Togel online.

Jurnal Celebes.id – Dugaan tindakan kejahatan perjudian berhasil diungkap oleh Tim Pandawa (Opsnal,red) Polres Gorontalo. Dari hasil pengungkapan tersebut, salah seorang ibu rumah tangga (IRT) yang diduga sebagai agen judi online jenis toto gelap (Togel) berhasil dibekuk.

Informasi yang berhasil dirangkum, meski sosialisasi dan penindakan telah dilakukan oleh aparat Kepolisian, akan tetapi masih ada saja masyarakat yang melakukan aktivitas melawan hukum. Dengan adanya hal tersebut, sejumlah masyarakat melaporkan kejadian itu kepada aparat Kepolisian. Dari informasi itulah Tim Pandawa Polres Gorontalo berhasil mengamankan perempuan bernama LN (39), beserta sejumlah barang bukti, yang terdiri dari uang, handpone, buku rekapan, kalkulator, dan ballpoint.

Kapolres Gorontalo, AKBP Ade Permana, S.I.K, M., melalui Kasat Reskrim, Iptu Muhammad Nauval Seno,S.T.K,S.I.K menjelaskan, pelaksanaan judi tersebut dimulai pada pukul 12.00 Wita hingga pukul 14.00 Wita di rumah tersangka. Yang bersangkutan membuka judi Togel online jenis Sidney dengan omset Rp 2.675.000 dan sekitar pukul 17.00 WITA hingga pukul 18.00 Wita, dibuka lagi Togel jenis Hongkong dengan omset Rp 1.150.000. Setelah itu pelaku meneruskan kepada bandar judi Togel online atas nama (RS) melalui rekening bank BRI milik LN.

“Dari kegiatan tersebut, tersangka mendapat keuntungan kurang lebih Rp 300 hingga Rp 500 ribu per hari dan kegiatan ini sudah berjalan kurang lebih tiga bulan lamanya,” ungkap mantan Kasat Reskrim Polres Boalemo ini.

Di tempat berbeda Kabid Humas Polda Gorontalo, Kombes Pol. Wahyu Tri Cahyono, S.I.K menambahkan, sesuai pasal  303 ayat 1  ke-1 dan Pasal 303 ayata 2 ke-2 KUHP, tersangka dikenakan ancaman pidana paling lama sepuluh tahun.

“Benar, pada tanggal 9 Januari 2021 telah diamankan seorang bandar judi Togel online dan kini sedang dalam proses penyidikan di Polres Gorontalo. Kami pun dari pihak Kepolisian berharap agar masyarakat tidak terlibat dalam aktivitas yang melawan hukum,” tutup mantan Kapolres Bone Bolango ini. (Jurnal 01)

Bagikan :

Jurnalis Satu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *