Polsek Popayato bersama Koramil Popayato berhasil mengamankan puluhan botol minuman keras berbagai merek, menjelang pelepasan tahun 2020.

Jurnal Celebes.id – Puluhan botol minuman keras (Miras) berbagai jenis, disita oleh aparat Polsek Popayato menjelang perayaan tahun 2021.

Pelaksanaan operasi itu sendiri dilakukan pada 29 Desember 2020 sekitar pukul 20.00 Wita. Operasi cipta kondisi dalam rangka antisipasi gangguan Kamtibmas menjelang malam pergantian tahun 2020-2021 itu, dipimpin langsung oleh Kapolsek Popayato, Ipda Ali Hairudin,S.H,S.IP bersama Danramil 1313/03 Popayato, Pelda Darajuddin.

Dari hasil operasi yang dilakukan di wilayah hukum Polsek Popayato, sejumlah barang bukti berupa minuman keras berhasil disita. Diantaranya yakni, bir hitam 31 botol, bir bintang 16 botol, bir draft 9 botol, cap tikus 25 botol ditambah 1 galon ukuran 25 liter dan setengah gallon ukuran 25 liter. Total keseluruhan barang bukti Miras yang disita yakni kurang lebih 81 botol Miras dan satu gallon ukuran 25 liter serta setengah gallon ukuran 25 liter.

Kapolsek Popayato Ipda Ali Hairudin,S.H,S.IP mengatakan, operasi cipta kondisi ini, tidak lain dilakukan dalam rangka antisipasi gangguan Kamtibmas menjelang malam pergantian tahun. Dari pelaksanaan operasi, puluhan botol Miras berbagai merek berhasil disita. Selanjutnya, pihak penjual pula telah diminta agar berhenti menjual Miras, baik menjelang malam pergantian tahun, maupun pada tahun 2021 nanti.

“Miras ini menjadi pemicu masalah terjadinya gangguan Kamtibmas yang ada di wilayah hukum Polsek Popayato. Oleh karena itu, kami meminta agar tidak ada yang menjual atau mengkonsumsi Miras. Kami pun turut meminta kepada pemilik warung kopi (Warkop) dan lain sebagainya, agar menutup Warkop tersebut pada 31 Desember, sehingga tidak ada kerumunan masa. Apabila ada yang buka, maka sudah pasti akan kami tindak tegas,” kata Kapolsek yang didampingi Danramil Popayato. (Jurnal 01)

Bagikan :

Jurnalis Satu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *