Kapolda Gorontalo, Irjen Pol. Dr. Akhmad Wiyagus, S.I.K, M.Si, M.M menyematkan pita operasi pada saat apel gelar pasukan Operasi Lilin Otanaha II, 2020.

Jurnal Celebes.id – Untuk memberikan jaminan keamanan bagi masyarakat yang akan merayakan Natal dan menyambut Tahun Baru 2021, Polda Gorontalo menyiagakan kurang lebih 1.254 personel gabungan. Personel Gabungan itu pun akan disebar di 27 pos yang telah ditentukan.

Kapolda Gorontalo, Irjen Pol. Dr. Akhmad Wiyagus, S.I.K, M.Si, M.M saat memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Otanaha II 2020, di lapangan Polda Gorontalo mengatakan, apel ini diselenggarakan secara serentak diseluruh jajaran Polri, baik itu Mabes Polri hingga kesatuan kewilayahan. Apel ini dilaksanakan sebagai bentuk pengecekan akhir kesiapan pelaksanaan operasi ‘Lilin-2020’, dalam rangka pengamanan perayaan Natal Tahun 2020 dan Tahun Baru 2021, baik pada aspek personel maupun sarana prasarana, serta keterlibatan unsur terkait seperti TNI, Pemda, dan Mitra Kamtibmas lainnya.

“Perayaan Natal dan Tahun Baru oleh masyarakat secara universal, dirayakan melalui kegiatan ibadah dan perayaan pergantian tahun di tempat-tempat wisata, yang akan meningkatkan aktifitas pada pusat keramaian. Peningkatan aktifitas masyarakat ini tentu saja sangat berpotensi menimbulkan gangguan Kamtibmas, gangguan Kamseltibcar Lantas, dan pelanggaran protokol kesehatan covid-19. Oleh karena itu, Polri menyelenggarakan operasi lilin-2020 yang akan dilaksanakan selama 15 hari. Mulai 21 Desember 2020 sampai 4 Januari 2021, dengan mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif secara humanis, serta penegakan hukum secara tegas dan profesional. Tentunya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran covid-19, sehingga masyarakat dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan rasa aman dan nyaman,” kata Mantan Waka Polda Jabar ini, pada saat membacakan amanat Kapolri.

Kemudian dalam acara doorstop usai pelaksanaan Apel Gelar Pasukan, Kapolda Wiyagus jelaskan bahwa dalam memberikan jaminan keamanan Natal dan Tahun Baru 2021, pihaknya telah menyiapkan personel gabungan Polri dan TNI sejumlah 1.254 personel.

“Untuk pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru 2021 kita sudah siapkan 569 orang personel Polri dan 685 orang gabungan TNI dan instansi terkait lainnya, dengan jumlah pos yang disiapkan sejumlah 27 Pos dengan rincian 17 pos pengamanan, 6 Pos pelayanan dan 4 pos terpadu, yang tersebar diseluruh kabupaten dan kota,” jelasnya.

Kapolda Gorontalo pula berpesan, agar masyarakat bisa menahan diri untuk tidak merayakan malam tahun baru demi mencegah penyebaran Covid19.

“Kami dari Aparat Kepolisian, TNI dan pemerintah, mengharapkan partisipasi masyarakat, karena ditengan pandemi Covid-19 ini, kita harus konsen. Bila perlu, perayaan tahun baru tidak perlu dilaksanakan, karena masih ada salah satu wilayah di Gorontalo yang zona merah. Ini tentunya harus menjadi perhatian bersama, untuk penerapan disiplin protokol kesehatan, masyarakat diharapkan dapat menahan diri untuk tidak merayakan tahun baru, demi memutus mata rantai penyebaran covid-19,” harapnya. (Jurnal 01)

Bagikan :

Jurnalis Satu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *