Tim Direktorat Narkoba Polda Gorontalo, melakukan penangkapan terhadap salah seorang oknum anggota DPRD Pohuwato yang diduga terlibat narkoba.

Jurnal Celebes.id – Daftar nama anggota DPRD yang terlibat narkoba kembali bertambah setelah salah seorang aggota DPRD di Gorontalo ditangkap oleh anggota Kepolisian Polda Gorontalo.

Dari informasi yang berhasil dirangkum Jurnal Celebes.id, penangkapan tersebut merupakan pengembangan dari hasil pengungkapan sebelumnya yakni pada Kamis (03/12/2020), dengan tersangka MM alias (23), warga Desa Padengo, Kecamatan Kabila, Kabupaten Bone Bolango. MM sendiri pada saat itu ditangkap saat hendak menjemput paket yang diduga narkoba di PO Nusantara, Kota Gorontalo. Setelah diinterogasi, MM alias Nunu mengaku bahwa paket yang bertuliskan nama Ibu Nena di Gorontalo, adalah kiriman milik JY alias Eko, yang tak lain adalah anggota DPRD Pohuwato. Pada saat hendak menjemput barang tersebut, MM pergi dengan rekannya yang bernama DHO alias Eka di PO Nusantara. Hanya saja saat peristiwa tangkap tangan tersebut, DHO berhasil melarikan diri.

Kemudian pada Sabtu (05/12/2020) sekitar pukul 12.30 Wita, DHO alias Eka yang kabur pada saat peristiwa tangkap tangan terhadap MM alias Nunu, akhirnya menyerahkan diri kepada anggota Ditresnarkoba Polda Gorontalo. DHO kemudian diinterogasi oleh anggota Ditresnarkoba Polda Gorontalo. Dari penyampaiannya, DHO membenarkan bahwa pada Kamis (03/12/2020) dirinya bersama dengan MM datang ke PO Nusantara untuk menjemput kiriman yang diduga didalamnya berisikan narkoba jenis sabu, milik JY. Saat MM diamankan oleh Polisi, DHO langsung melarikan diri dan menumui JY di Pohuwato. Dirinya memberitahukan bahwa MM telah ditangkap. JY kemudian mengajak DHO untuk melarikan diri ke tempat yang jauh dan pada saat itu juga JY langsung menghapus riwayat panggilan maupun isi chat atau pesan di WhatsApp handphone miliknya serta merusak sim cardnya. JY juga meminta agar DHO untuk melakukan hal yang sama yakni merusak sim card, agar petugas Polisi tidak bisa menemukan mereka.

“Saya khawatir dengan kondisi keluarga, sehingga saya menyerahkan diri kepada pihak Kepolisian,” ujarnya kepada anggota Direktorat Narkoba Polda Gorontalo.

Dari keterangan MM dan DHO, anggota Ditresnarkoba Polda Gorontalo, Rabu (09/12/2020) sekitar pukul 18.00 Wita melakukan penangkapan terhadap JY alias Eko yang merupakan anggota DPRD Pohuwato dari PPP disalah satu rumah milik keluarganya yang ada di Desa Marisa, Kecamatan Marisa, Pohuwato. JY kemudian digiring ke Polda Gorontalo untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolda Gorontalo, Irjen Pol. Dr. Akhmad Wiyagus,S.I.K,M.Si,MM melalui Direktur Reserse Narkoba, Kombes Pol. Witarsa Aji,S.I.K, S.H, M.H membenarkan pengungkapan tersebut. Dikatakannya, berdasarkan keterangan dari MM dan DHO, nomor yang tertera dalam paket atas nama Ibu Nena, merupakan nomor JY. Oleh karena itu, berdasarkan sejumlah barang bukti yang dimiliki, Direktorat Narkoba Polda Gorontalo kemudian melakukan penangkapan terhadap JY di Pohuwato.

“Saat ini yang bersangkutan sudah kami lakukan penahanan dan perkara masih sementara dalam proses lebih lanjut. Kami pun turut berterima kasih atas informasi yang diberikan oleh masyarakat, sehingga kasus ini bisa terungkap,” ungkap Alumnus Akpol 1997 ini.

Lanjut kata mantan Kapolres Enrekang ini, pihaknya berharap agar masyarakat menjauhi yang namanya narkoba dan jangan sekali-kali mendekati barang haram tersebut. Ini dikarenakan, narkoba banyak memberikan mudhorat dibandingkan manfaat.

“Bagi masyarakat yang mengetahui, kami sangat berharap informasinya, sehingga bisa dilakukan upaya pencegahan maupun penangkapan terhadap oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab, yang mengkonsumsi atau terlibat dalam peredaran narkoba di Gorontalo,” harapnya.  (Jurnal 01)

Bagikan :

Jurnalis Satu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *