Salah seorang warga Gorontalo, tepatnya masyarakat Bone Bolango, ditangkap oleh Direktorat Narkoba Polda Gorontalo, saat hendak menjemput barang yang diduga narkoba jenis sabu.

JURNAL CELEBES.id – Salah seorang warga asal Kabupaten Bone Bolango, Kecamatan Kabila, Desa Padengo, MM (23), kini harus berurusan dengan aparat Kepolisian Direktorat Narkoba Polda Gorontalo, usai menjemput barang yang diduga narkoba jenis sabut.

Informasi yang berhasil dihimpun, pengungkapan tersebut dilakukan pada Kamis 3 Desember 2020 sekitar apukul 19.00 Wita, di PO Nusantara, Kota Gorontalo. Pengungkapan itu bermula saat Tim Opsnal Polda Gorontalo yang dipimpin langsung oleh Ipda Maman M. Datau mendapatkan informasi dari masyarakat, bahwa ada pengiriman paket yang mencurigakan dari daerah Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng).

Atas informasi itu, Tim Opsnal kemudian menghubungi supir dan melakukan control delivery. Tiba-tiba orang tak dikenal yang hendak menjemput barang, menghubungi supir itu untuk mengambil paket di PO Nusantara. Setelah paket tersebut diambil oleh seorang laki-laki yang pada saat itu belum diketahui namanya, Tim Opssnal langsung mengamankan yang bersangkutan.

Saat itu, Tim Opsnal kemudian membuka paket tersebut yang disaksikan oleh saksi yang berasal dari aparat kelurahan dan masyarakat setempat. Dari hasil penggeledahan, ditemukan satu sachet butiran Kristal yang diduga narkotika jenis sabu, yang tertempel pada bagian dalam kain daster berwarna merah, yang dilipat-lipat dalam sebuah dus. Atas pengungkapan tersebut, lelaki yang akhirnya diketahui bernama MM (23), warga Kecamatan Kabila, Bone Bolango, langsung digiring ke Polda Gorontalo, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolda Gorontalo, Irjen Pol. Dr. Akhmad Wiyagus,S.I.K,M.Si,MM melalui Direktur Reserse Narkoba, Kombes Pol. Witarsa Aji,S.I.K, S.H, M.H membenarkan pengungkapan tersebut. Dikatakannya, pengungkapan tersebut dilakukan di Jalan Padang, Kelurahan Tapa, Kecamatan Sipatana, tepatnya di PO Nusantara.

“Kami telah mengamankan seorang laki-laki yang hendak menjemput barang tersebut. Dari hasil pemeriksaan urine, yang bersangkutan negative. Oleh karena itu, pihaknya masih melakukan pendalaman terkait dengan kasus ini,” pungkas Alumnus Akpol 1997 ini. (Jurnal-01)

Bagikan :

Jurnalis Satu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *